REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Perbuatan baik memiliki buah di dunia dan akhirat, yang ditemukan oleh seorang Muslim dalam kehidupan sehari-hari dan juga dalam kehidupan eskatologisnya
Allah adalah Dzat yang Mahapemurah yang memberi pahala kepada orang-orang yang taat kepada-Nya dengan pahala yang melimpah di dunia dan apa yang telah Dia simpan untuk mereka di akhirat.
Amal saleh adalah segala sesuatu yang diridhai oleh Allah Ta'ala, baik berupa perkataan maupun perbuatan.
Amal saleh mencakup amal hati dan amal anggota badan, sehingga amal-amal hati yang paling agung, seperti tauhid, takut kepada Allah Ta'ala, doa, tawakkal, berharap kepada-Nya, dan keterikatan kepada-Nya, adalah bagian dari amal saleh
Bahkan menjadi dasar dari amal saleh. Juga mencakup semua perbuatan anggota badan, seperti kaki berdiri dalam shalat, kening bersujud dalam sujud, tangan bergerak dalam berinfak, dan seterusnya.
Begitu juga semua yang berhubungan dengan anggota badan seperti lidah, mata, dan telinga, semuanya termasuk dalam berbagai macam ibadah, akan tetapi masuknya amal kebaikan tersebut tidak hanya di dunia saja, akan tetapi sampai ke akhirat.
Pertama, kebahagiaan dan kehidupan yang baik
Kebahagiaan adalah tujuan yang dicari oleh semua manusia, apa pun keyakinan dan bahasanya, dan itu hanya dapat ditemukan dalam ketaatan kepada Allah SWT dan ketaatan kepada Rasul-Nya dan bersegera melakukan setiap tindakan yang dicintai dan diridhai Allah SWT. Dia berfirman:
BACA JUGA: Viral Perempuan Pukul Askar di Area Masjid Nabawi Madinah, Ini Tanggapan Arab Saudi
مَنْ عَمِلَ صَالِحًا مِنْ ذَكَرٍ أَوْ أُنْثَىٰ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَلَنُحْيِيَنَّهُ حَيَاةً طَيِّبَةً ۖ وَلَنَجْزِيَنَّهُمْ أَجْرَهُمْ بِأَحْسَنِ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ
“Barangsiapa yang mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan.” (QS an-Nahl: 97).