600 Unit Huntara di Aceh Tamiang Telah Teraliri Listrik

16 hours ago 7

Pekerja membangun hunian sementara (huntara) untuk korban bencana banjir bandang di Karang Baru, Aceh Tamiang, Aceh, Ahad (28/12/2025). Pemerintah Kabupaten Aceh Tamiang telah menyiapkan 14 titik lahan HGU milik sejumlah perkebunan untuk lokasi pembangunan huntara dengan ukuran 4,5 x 4.5 meter persegi per unit bagi warga korban bencana hidrometeorologi akhir November lalu yang kehilangan rumah atau mengalami rusak berat.

REPUBLIKA.CO.ID, ACEH TAMIANG — PT PLN (Persero) telah menyelesaikan infrastruktur layanan listrik untuk 600 unit Hunian Sementara (Huntara) Program Danantara di Kabupaten Aceh Tamiang. Dengan demikian, warga terdampak banjir bandang dan longsor dapat langsung menempati hunian tersebut.

PLN sekaligus menugaskan 60 personel khusus di lokasi Huntara Aceh Tamiang untuk memastikan penyambungan dan pengoperasian listrik berjalan andal. Personel siaga bertugas merespons kebutuhan kelistrikan warga sejak hari pertama hunian ditempati.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada tim PLN yang bertindak cepat dan bersinergi, sehingga warga dapat menikmati penerangan di hunian sementara mereka,” kata Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, Sabtu (10/1/2026).

Apresiasi juga datang dari Danantara Indonesia selaku pengampu program. Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia Rohan Hafas menilai kehadiran listrik di setiap unit Huntara menjadi penanda nyata kehadiran negara di tengah masyarakat terdampak bencana.

“PLN bekerja siang malam untuk instalasi baru ini. Jaringan listrik berhasil terpasang kurang dari dua minggu,” ujar Rohan.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menegaskan penyambungan listrik Huntara Aceh Tamiang merupakan bagian dari mandat pemerintah yang dijalankan PLN melalui Program Danantara. Dukungan kelistrikan juga disiapkan secara paralel di sejumlah wilayah terdampak bencana.

“PLN menyiapkan sistem kelistrikan dan menugaskan personel khusus agar layanan listrik di Huntara beroperasi andal sejak awal. Di tiga provinsi lokasi Huntara, PLN mendukung penyediaan listrik untuk sekitar 15.000 unit hunian. Di Aceh Tamiang, layanan disiapkan untuk 600 unit Huntara beserta fasilitas umum,” jelas Darmawan.

General Manager PLN UID Aceh Eddi Saputra merinci infrastruktur kelistrikan Huntara Aceh Tamiang dirancang fleksibel sesuai kebutuhan hunian. Sistem tersebut disiapkan tidak hanya untuk kebutuhan awal, tetapi juga mengantisipasi peningkatan beban.

“Sistem kelistrikan memiliki daya terpasang sementara 219 kVA dengan kapasitas disiapkan hingga 600 kVA. Infrastruktur ini didukung dua trafo 250 kVA dan satu trafo 100 kVA, 59 tiang listrik, serta jaringan kabel sepanjang 3.628 meter,” ungkap Eddi.

PLN terus mempercepat pembangunan dan penyambungan jaringan listrik untuk Huntara dan hunian tetap di berbagai wilayah terdampak bencana. Upaya ini ditujukan agar setiap hunian yang telah siap dapat segera dimanfaatkan masyarakat.

Read Entire Article
Politics | | | |