Agak Laen: Menyala Pantiku! Jadi Film Terlaris, Indra Jegel Kaget Penonton Jauh Melebihi Target

2 weeks ago 20

Pemain Agak Laen: Menyala Pantiku! melakukan penggalangan dana di acara Car Free Day (CFD) di Jakarta pada Ahad (14/12/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Film komedi persembahan Imajinari, Agak Laen: Menyala Pantiku! resmi menjadi film Indonesia terlaris sepanjanv masa. Pencapaian luar biasa ini diraih setelah film tersebut berhasil meraup lebih dari 10.250.000 penonton hanya dalam waktu 37 hari penayangan di bioskop.

Keberhasilan ini sangat fenomenal karena film yang dibintangi oleh kuartet komika favorit kita ini berhasil menggeser film animasi Jumbo yang sebelumnya menduduki takhta tertinggi. Menariknya, jarak pemecahan rekor ini hanya terpaut sekitar enam bulan saja.

Jika menilik sejarah, sebelumnya dibutuhkan waktu hingga tiga tahun bagi sebuah film untuk memecahkan rekor nasional, tepatnya saat Jumbo (2025) menggeser dominasi KKN di Desa Penari (2022). Kini, Agak Laen: Menyala Pantiku! membuktikan bahwa antusiasme penonton Indonesia terhadap karya lokal sedang berada di puncaknya.

Dengan angka fantastis tersebut, Agak Laen: Menyala Pantiku! menjadi film Indonesia ketiga dalam sejarah yang berhasil menembus angka psikologis 10 juta penonton, bersanding dengan Jumbo dan KKN Di Desa Penari. Tidak hanya itu, kesuksesan film ini juga menjadi katalisator penting bagi industri film nasional. Kehadirannya turut mendongkrak angka kumulatif perolehan penonton film Indonesia sepanjang tahun 2025 yang kini telah menyentuh angka fantastis, yakni lebih dari 80 juta penonton.

Penulis dan sutradara film Agak Laen: Menyala Pantiku!, Muhadkly Acho, mengungkapkan rasa syukur dan harunya atas apresiasi yang begitu masif ini. "Sangat terharu sekali dengan pencapaian ini bersama Imajinari dan seluruh kru dan pemeran film Agak Laen: Menyala Pantiku! Terima kasih juga untuk seluruh penonton yang telah mendukung film ini untuk bisa terus berjalan hingga akhirnya mencapai titik ini, sebagai film Indonesia terlaris sepanjang masa. Filmnya masih bisa ditonton di bioskop, dan semoga menjadi hiburan bagi warga pada tahun baru 2026," ujar Acho dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Sabtu (3/1/2026).

Senada dengan sang sutradara, Ernest Prakasa selaku produser juga tidak menyangka ledakan penonton akan sebesar ini. "Sejak awal, tujuan Imajinari adalah membuat Agak Laen: Menyala Pantiku! untuk lebih lucu dari film pertamanya, itu saja. Namun ternyata sambutannya luar biasa hingga pecah rekor berkali-kali selama film ini tayang. Terima kasih telah menemani perjalanan kami, terima kasih telah meneguhkan semangat kami," kata Ernest.

Read Entire Article
Politics | | | |