REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelita Jaya Jakarta menjaga peluang melaju ke final Indonesian Basketball League (IBL) 2026 setelah mengalahkan Dewa United Banten 93-79 pada gim kedua semifinal di Pelita Jaya Arena, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (8/6/2026) malam.
Kemenangan tersebut membuat kedudukan dalam seri best-of-five kembali imbang 1-1. Sebelumnya, Dewa United berhasil mencuri kemenangan pada pertandingan pertama di tempat yang sama.
Pelita Jaya memperoleh kemenangan berkat penampilan gemilang Perrin Levon Buford. Pebasket asal Amerika Serikat itu membukukan triple-double dengan torehan 28 poin, 12 rebound, dan 12 assist. Ia juga menambahkan tiga steal serta menjadi pencetak angka terbanyak dalam pertandingan.
Sejak awal laga, Pelita Jaya langsung mengambil inisiatif serangan. Buford membuka keunggulan tuan rumah melalui kombinasi jump shot, lay up, dan lemparan bebas yang membuat Pelita Jaya melesat 5-0.
Meski demikian, Dewa United mampu memberikan perlawanan. Rio Disi dan rekan-rekannya berupaya memangkas selisih angka, namun Pelita Jaya tetap menutup kuarter pertama dengan keunggulan 26-18.
Memasuki kuarter kedua, giliran Dewa United yang menguasai permainan. Troy Gillenwater bersama Donell Cooper, Joshua Ibarra, Hardianus Lakudu, dan Dio Tirta tampil efektif untuk membalikkan keadaan. Tim tamu menutup paruh pertama pertandingan dengan keunggulan tipis 44-41.
Namun Pelita Jaya tampil berbeda setelah jeda. Tidak hanya mengandalkan Buford, tim asuhan David Singleton juga mendapatkan kontribusi besar dari Darious Moten dan Jeff Withey. Keduanya membantu tuan rumah mengendalikan permainan di area bawah ring.
Moten beberapa kali mencetak angka melalui penetrasi dan tembakan jarak jauh, sementara Withey menunjukkan dominasinya di paint area. Salah satu momen penting terjadi ketika Withey menuntaskan umpan Buford dengan alley-oop dunk yang membakar semangat pendukung tuan rumah.
Dominasi Pelita Jaya pada kuarter ketiga membuat mereka kembali memimpin dengan skor 71-58. Keunggulan itu menjadi modal penting memasuki kuarter penentuan.
Pada kuarter terakhir, Pelita Jaya tidak memberi kesempatan Dewa United untuk bangkit. Kali ini, point guardAndakara Prastawa Dhyaksa yang jadi bintang. Ia berkali-kali mematikan momentum pengejaran Dewa United lewat defense ketat serta tembakan akuratnya. Sebanyak delapan dari total 14 poin yang dicetaknya pada gim ini tercipta pada kuarter pamungkas.
Pelita Jaya akhirnya mampu menjaga jarak angka hingga peluit akhir berbunyi lewat aksi-aksi menawan Buford. Dewa United yang dipimpin pelatih Agusti Julbe Bosch harus mengakui keunggulan tuan rumah dengan skor 79-93.
Seri semifinal kini akan berlanjut ke kandang Dewa United Arena di Tangerang pada 11 dan 13 Juni. Jika skor imbang 2-2, laga terakhir akan kembali berlangsung di markas Pelita Jaya. Kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk merebut tiket menuju partai final IBL 2026.
sumber : Antara

3 hours ago
6

















































