Alquran dan Buku Disalurkan untuk Santri Penyintas Banjir Sumatera

3 hours ago 4

Bangunan yang rusak diterjang banjir bandang di Pondok Pesantren Islam Terpadu Al Hidayah, Desa Sidodadi, Aceh Tamiang, Aceh, Kamis (25/12/2025). Sebanyak 60 persen bangunan di pondok pesantren tersebut hancur meliputi bangunan asrama, ruang kelas dan fasilitas belajar mengajar. Menurut pengurus pesantren, aktivitas belajar mengajar akan kembali normal pada pertengahan bulan Januari mendatang dengan menggunakan gedung mushola dan ruang guru.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Laznas BSI Maslahat bersama IIKBSI menyalurkan bantuan senilai Rp 30 juta untuk anak dan santri penyintas banjir di Sumatera melalui kegiatan bakti sosial. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh IIKBSI Kantor Pusat kepada BSI Maslahat di Masjid Baitus Salamil Ikram, The Tower, Jakarta, belum lama ini.

Bantuan akan disalurkan dalam bentuk Alqur’an serta buku-buku yang sangat dibutuhkan anak-anak dan santri yang terdampak bencana. Pembina Utama IIKBSI Pusat, Lisa Yovita Siregar, menyampaikan bahwa donasi ini lahir dari kepedulian dan rasa solidaritas seluruh anggota IIKBSI.

“Donasi ini murni dari rasa kebersamaan dan kepedulian IIKBSI. Terima kasih kepada BSI Maslahat yang selalu menjadi garda terdepan dalam berkolaborasi untuk menebar kebaikan,” ujar dia lewat keterangan tertulis, Senin (12/1/2025).

Direktur Sales & Distribution BSI Maslahat, Nasrudin, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mulia tersebut. “Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggitingginya kepada seluruh Pembina & Pengurus IIKBSI Pusat. Insya Allah, amanah ini akan kami salurkan dengan cepat dan tepat kepada anak-anak dan para santri yang terdampak bencana,”ujar dia.

Pascabanjir besar yang melanda Sumatera, ribuan anak kehilangan buku belajar mereka yang lenyap tersapu derasnya air yang meluluh lantakkan rumah dan sekolah. Tak hanya itu, sejumlah pesantren turut mengalami kerusakan sarana dan prasarana, sehingga aktivitas belajar dan menghafal Alqur’an pun terhenti sementara.

Penyaluran bantuan ini diharapkan dapat membantu anak-anak sekolah kembali menata mimpi dan semangat belajar mereka pasca banjir. Bagi para santri, bantuan AlQur’an diharapkan dapat menjadi cahaya untuk kembali menghidupkan lantunan hafalan dan aktivitas pesantren yang sempat terhenti.

Read Entire Article
Politics | | | |