Kendaraan memasuki gerbang tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, Sabtu (29/3/2025). Pada H-2 Lebaran 2025, arus kendaraan di Gerbang Tol Cikatama terpantau ramai lancar. Sebanyak 44.289 kendaraan melintas menuju wilayah timur Trans Jawa melalui Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama, naik 388,79 persen jika dibandingkan dengan lalu lintas normal sebanyak 9.061 kendaraan.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA —Arus lalu lintas di Gerbang Tol (GT) Cikampek Utama mulai ramai pengendara dari arah Timur TransJawa menuju Jakarta pada arus balik Lebaran 1446 H/ 2025.
Berdasarkan data PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) sepanjang Sabtu sampai pukul 23:14 WIB, sebanyak 94.322 kendaraan keluar Gerbang Tol Cikampek Utama menuju ke arah Jakarta.
Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol Ria Marlinda Paallo, saat ditemui di Gerbang Tol Cikampek Utama, Karawang, Jawa Barat, pada Sabtu mengatakan, jumlah kendaraan arus balik yang melintas di Gerbang Tol Cikampek Utama sudah mengalami peningkatan mulai dari 3 April 2025.
“Ya jadi kalau kita hitung periode arus balik itu kita kita mulai dari H1 sampai dengan H+3 kemarin ya, itu sudah 260.000 kendaraan yang masuk ke Gerbang Tol Cikampek Utama dari arah Timur menuju Jakarta,” ujar dia.
PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) juga memprediksi puncak arus balik Lebaran terjadi pada Minggu, 6 April 2025.
"Ketika kami melakukan perhitungan prediksi untuk lalu lintas yang nantinya melewati dari shift 1 sampai shift 3 di 6 April angkanya di sekitar 117 ribu kendaraan yang akan melewati dari Cikampek Utama menuju Jakarta," ujar Ria.
Dalam mengurai kepadatan arus balik mudik, PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) juga telah memberlakukan contraflow dua lajur dari KM 70 hingga KM 47 arah Jakarta Ruas Jalan Tol Jakarta-Cikampek (Japek).
Lebih lanjut, ia mengimbau pengguna jalan agar mengutamakan keselamatan, mengantisipasi perjalanan, memastikan kendaraan dalam keadaan prima, saldo uang elektronik cukup, mengisi daya dan bahan bakar sebelum memulai perjalanan serta membawa bekal untuk menghindari kepadatan di rest area.
sumber : Antara