Petugas mengamati posisi hilal menggunakan Total Station di Pantai Pancur, Taman Nasional Alas Purwo, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (28/2/2025). Tim gabungan Rukyatul Hilal 1 Ramadhan 1446 H tersebut tidak berhasil melihat hilal dan penetapan resminya menunggu hasil sidang isbat Kementerian Agama.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Penetapan awal bulan Syaban 1447 Hijriah tahun ini berlangsung serempak.
PBNU, Pimpinan Pusat Muhammadiyah, dan pemerintah sama-sama menetapkan 1 Syaban 1447 H bertepatan pada Selasa Pahing, 20 Januari 2026.
Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melalui Lembaga Falakiyah menetapkan awal Syaban berdasarkan hasil rukyatul hilal yang digelar pada Senin (19/1/2026).
Dari laporan yang diterima, terdapat lokasi pemantauan yang berhasil melihat hilal, sehingga Syaban dimulai sejak Senin malam.
Penetapan tersebut tertuang dalam Pengumuman Lembaga Falakiyah PBNU Nomor: 116/PB.08/A.II.11.13/13/01/2026. PBNU menegaskan metode rukyat tetap menjadi pedoman dalam penentuan awal bulan Hijriah di lingkungan Nahdlatul Ulama.
"Awal bulan Sya'ban 1447 H bertepatan dengan Selasa Pahing 20 Januari 2026 M (mulai malam Selasa) atas dasar rukyah," dikutip dari surat pengumuman yang ditandangani Ketua Lembaga Falakiyah PBNU, KH Sirri Wafa, Selasa (20/1/2026).
Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) juga menetapkan 1 Syaban 1447 H dimulai pada Selasa, 20 Januari 2026. Berdasarkan data Kemenag, bulan Syaban tahun ini diperkirakan berlangsung selama 30 hari penuh sebelum memasuki bulan Ramadhan 1447 H.
Adapun Pimpinan Pusat Muhammadiyah turut menetapkan 1 Syaban 1447 H pada Selasa Pahing, 20 Januari 2026. Penetapan ini dilakukan dengan metode hisab berdasarkan Kalender Hijriah Global Tunggal (KHGT) yang mulai diberlakukan secara aktif sejak awal tahun 1447 Hijriah.
Meski awal Syaban ditetapkan serempak, awal puasa Ramadhan 1447 H berpotensi berbeda.
Perbedaan ini dimungkinkan karena adanya perbedaan metode penentuan awal bulan, terutama antara pendekatan rukyatul hilal yang digunakan pemerintah dan NU dengan metode hisab global yang dianut Muhammadiyah melalui KHGT.

2 hours ago
5















































