Bakti Perpusnas: Upaya Perkuat Budaya Baca di Masyarakat

3 hours ago 2

Bakti Perpusnas dorong ASN turun ke masyarakat perkuat budaya baca.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Perpustakaan Nasional (Perpusnas) meluncurkan Program Bakti Perpusnas, Rabu, yang bertujuan memperkuat budaya baca dan meningkatkan literasi masyarakat dengan melibatkan aparatur sipil negara (ASN) Perpusnas secara langsung di lapangan.

Kepala Perpusnas E. Aminudin Aziz menyatakan bahwa program ini merupakan wujud kehadiran pemerintah untuk mendekatkan layanan literasi kepada masyarakat. Melalui inisiatif ini, pustakawan dan pegawai tidak hanya berfokus pada kebijakan, tetapi juga terjun langsung mendampingi perpustakaan dan taman bacaan sebagai pusat pembelajaran sepanjang hayat.

"Literasi tidak cukup dibangun dari balik meja. Melalui Program Bakti Perpusnas, ASN hadir langsung di masyarakat untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman dalam pengelolaan perpustakaan," ujar Aminudin. Ia menambahkan bahwa kehadiran ASN di lapangan diharapkan mampu memperkuat pengelolaan perpustakaan, menghidupkan ruang baca, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam membangun ekosistem literasi yang inklusif.

Program ini dilaksanakan dengan menyasar perpustakaan serta taman bacaan masyarakat di wilayah Jabodetabek, termasuk perpustakaan sekolah, madrasah, pesantren, perguruan tinggi, dan lainnya. Kegiatan dilakukan secara perorangan maupun berkelompok, sesuai dengan kesepakatan mitra.

Sebagai bukti pelaksanaan di lapangan, pustakawan ahli madya Perpusnas, Nurbaiti, melaksanakan kegiatan di SDIT Al Hidayah Cibinong, Bogor, pada Senin, 12 Januari. Kegiatan tersebut fokus pada peninjauan dan pendampingan awal pengelolaan perpustakaan sekolah agar lebih tertata dan bermanfaat bagi peserta didik.

Dalam asesmennya, Nurbaiti menilai perpustakaan sekolah memerlukan pendampingan berkelanjutan untuk optimalisasi fungsi sebagai pusat kegiatan literasi. "Perpustakaan sekolah memiliki potensi besar untuk menumbuhkan minat baca siswa. Diperlukan penataan koleksi yang rapi, pelabelan yang sesuai, serta ruang baca yang nyaman," katanya. Pendampingan lanjutan akan dilakukan melalui koordinasi dengan pengelola perpustakaan sekolah untuk memastikan perpustakaan menjadi ruang belajar yang hidup dan menyenangkan.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |