Berapa Sebenarnya Jumlah Sholat Sunnah Rawatib yang Dicontohkan Rasulullah SAW?

3 hours ago 1

Shalat (ilustrasi). Sholat sunnah rawatib mempunyai sejumlah keutamaan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA- Shalat rawatib adalah sholat sunnah yang dikerjakan sebelum (qabliyah) ataupun sesudah (ba'diyah).  

Jumlah rakaat sholat sunnah rawatib memang berbeda-beda, mengingat adanya ragam riwayat yang menjelaskannya.

Berdasarkan riwayat Imam Bukhari dan Muslim, kalangan Syafi’iyah mengelompokkan shalat rawatib ke dalam dua bagian, yaitu rawatib muakkad dan ghairu muakkad.

Rawatib muakkad berjumlah sepuluh rakaat, sementara rakaat selainnya digolongkan sebagai rawatib ghairu muakkad. Penjelasan mengenai pembagian ini diterangkan oleh Syaikhul Islam Zakariya al-Anshari (wafat 926 H) dalam salah satu karyanya:

وَرَوَاتِبُ الْفَرَائِضِ الْمُؤَكَّدَةِ (عَشْرٌ)، وَالْحِكْمَةُ فِيهَا تَكْمِيلُ مَا نَقَصَ مِنْ الْفَرَائِضِ فَضْلًا مِنْ اللَّه وَنِعْمَةً، وَهِيَ (رَكْعَتَانِ قَبْلَ الصُّبْحِ) وَرَكْعَتَانِ قَبْلَ (الظُّهْرِ وَرَكْعَتَانِ بَعْدَ الظُّهْرِ) وَرَكْعَتَانِ بَعْدَ (الْمَغْرِبِ) وَرَكْعَتَانِ بَعْدَ (الْعِشَاءِ) لِلِاتِّبَاعِ رَوَاهُ الشَّيْخَانِ

Artinya: “Shalat sunnah rawatib pengikut fardhu yang ditekankan adalah sepuluh rakaat. Hikmahnya adalah menyempurnakan kekurangan shalat fardhu sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Sepuluh rakaat tersebut ialah dua rakaat sebelum subuh, dua rakaat sebelum zuhur, dua rakaat setelah zuhur, dua rakaat setelah maghrib, dan dua rakaat setelah isya’, berdasarkan riwayat Imam Bukhari dan Muslim.” (Asna Al-Mathalib fi Syarh Raud At-Thalib [Beirut: Dar Al-Kutub Al-Ilmiyah], vol 1, h 572).

Lebih daripada itu, shalat rawatib yang tergolong ghairu muakkad meliputi amalan tambahan, seperti halnya dua rakaat tambahan sebelum dan sesudah shalat zuhur, empat rakaat sebelum shalat ashar, dua rakaat sebelum shalat maghrib, serta dua rakaat sebelum shalat isya’.

Read Entire Article
Politics | | | |