REPUBLIKA.CO.ID, MILAN — Pelatih Inter Milan Cristian Chivu menegaskan bahwa sikap dan respons timnya menjadi kunci kebangkitan luar biasa saat mengalahkan Pisa. Menurut Chivu, sebuah pertandingan bisa berubah arah kapan saja, termasuk ketika timnya sempat tertinggal dua gol di kandang sendiri dalam pertandingan Serie A Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Sabtu (23/1/2026) dini hari WIB.
“Sebuah pertandingan berlangsung selama 100 menit, dan bisa berbalik arah,” kata Chivu kepada DAZN, dikutip FCInter1908. Ia menilai para pemainnya menunjukkan kebanggaan, kualitas, dan intensitas tinggi setelah berada dalam situasi sulit.
Chivu juga tak menutup mata terhadap kesalahan yang terjadi pada awal laga, termasuk blunder kiper Yann Sommer yang berujung gol pembuka Pisa. “Itu kesalahan saya karena saya yang memberikan permintaan tertentu kepada kiper. Terkadang saya menyulitkan Yann,” ujarnya.
Pelatih asal Rumania itu menyebut sikap mental sebagai faktor terpenting. Ia mengaku Inter bisa saja runtuh, tetapi sebaliknya Nerazzurri terus melakukan tugasnya.
"Sikaplah yang paling penting. Anda mungkin menderita di beberapa momen, tetapi yang utama adalah bagaimana Anda bereaksi,” kata Chivu. Ia menambahkan satu-satunya penyesalan adalah Inter tak lebih cepat memastikan kemenangan. Namun, ia tetap memberikan salut kepada para pemainnya karena telah memberikan segalanya.
Kebangkitan Inter tak lepas dari keputusan taktis Chivu pada menit ke-34 ketika menarik keluar Luis Henrique dan memasukkan Federico Dimarco. Pemain timnas Italia itu tampil gemilang, mencetak satu gol dan menyumbang satu assist, sekaligus dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Pertandingan.
Inter Milan bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan Pisa dengan skor telak 6-2. Hasil ini membuat Inter tetap kukuh di puncak klasemen dan menjaga jarak dari para pesaing dalam perburuan gelar.
Pisa sempat mengejutkan tuan rumah lewat dua gol cepat Stefano Moreo. Gol pertama tercipta pada menit ke-11 setelah Sommer kehilangan bola di luar kotak penalti saat membangun serangan, yang langsung dimanfaatkan Moreo dengan tendangan lob dari jarak sekitar 30 meter. Dua belas menit berselang, Moreo kembali mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan memanfaatkan sepak pojok Matteo Tramoni.

2 hours ago
3















































