Clash of Legend Jakarta Hanya Awalan, Promotor Bakal Bawa Tim Utama Real Madrid Tahun Depan

3 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Senyawa Entertainment akan menggelar laga Clash of Legend Jakarta pada 18 April 2026. Pertandingan yang mempertemukan para legenda Real Madrid dan Barcelona itu akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta.

Direktur Utama Senyawa Entertainment Reza Subekti sebagai promotor mengatakan, pertandingan yang akan menghadirkan nama-nama besar seperti Luis Figo, Clarence Seedorf, Pepe, Carles Puyol, Rivaldo, dan Patrick Kluivert, itu merupakan ajang pemanasan. Pasalnya, ia tak akan hanya puas mendatangkan para pemain legenda yang sudah gantung sepatu.

"Jadi memang awal tujuan kita bekerja sama dengan manajemen Real Madrid adalah, di tahun depan kita mau datangkan first team-nya Real Madrid ke Indonesia, ke Jakarta," kata Reza di Balai Kota Jakarta, Senin (12/1/2026).

Ia menilai, ajang Clash of Legend Jakarta itu akan menjadi pemanasan. Pihaknya ingin membangun kepercayaan dari manajemen Real Madrid dan Barcelona. Dengan begitu, diharapkan tim utama dua kesebelasan raksasa Eropa itu bisa bermain di Jakarta.

"Karena memang sudah lama sekali Indonesia tidak pernah menjadi tuan rumah klub besar dari Eropa untuk bisa melakukan pramusim di Indonesia. Jadi kita mau memulai lagi dan membangkitkan lagi, siapa tahu setiap tahun Jakarta bisa jadi tuan rumah untuk klub-klub besar di Eropa melakukan pramusimnya," kata dia.

Sementara itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung menyambut baik upaya yang dilakukan promotor untuk mendatangkan klub besar Eropa ke ibu kota. Ia menilai, hal itu tentu akan membawa nama Jakarta makin dikenal dunia.

"Jadi buat saya pribadi, ini bukan hanya sekadar gimik, tapi pertandingan Clash of the Legend ini tentunya Jakarta menyambut dengan senang gembira. Karena saya sendiri memang berharap Jakarta akan menjadi kota dengan sport tourism," kata Pramono.

Ia menambahkan, saat ini Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta juga terus melakukan pembenahan akses transportasi di Jakarta International Stadium (JIS). Hal itu dilakukan agar JIS juga dapat menjadi alternatif tempat penyelenggaraan pertandingan sepak bola internasional, selain GBK.

Read Entire Article
Politics | | | |