Dari Lapangan Kampus ke Prestasi Nasional, Peran Kampus Menjaga Masa Depan Bola Voli Indonesia

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, BEKASI --Bola voli bukan sekadar olahraga yang ramai penonton. Di Indonesia, ia tumbuh sebagai ruang harapan. Dalam dua dekade terakhir, prestasi bola voli nasional menunjukkan grafik yang relatif stabil dan menjanjikan.

Tim nasional putra dan putri Indonesia kerap tampil kompetitif di ajang seperti SEA Games, ASEAN Grand Prix, hingga berbagai turnamen Asia Tenggara. Di balik capaian itu, ada proses panjang yang jarang disorot: pembinaan berlapis yang dimulai sejak usia sekolah dan berlanjut hingga perguruan tinggi.

Di level akar rumput, bola voli juga berfungsi sebagai sekolah karakter. Sportivitas, kerja sama tim, disiplin, dan ketahanan mental bukan sekadar jargon, tetapi nilai yang dilatih berulang kali di lapangan.

Karena itu, keberadaan fasilitas latihan yang layak menjadi faktor penting untuk menjaga kesinambungan prestasi bola voli Indonesia, bukan hanya hari ini, tetapi juga di masa depan.

Peran kompetisi nasional seperti Proliga dan Livoli memperlihatkan bagaimana regenerasi atlet berjalan melalui jalur yang lebih terstruktur. Liga-liga ini membuka ruang bagi atlet muda untuk merasakan atmosfer kompetisi profesional sejak dini.

Banyak pemain tim nasional saat ini merupakan hasil pembinaan jangka panjang dari klub, sekolah, hingga institusi pendidikan yang memiliki sarana olahraga memadai.

Namun regenerasi tidak lahir dari bakat semata. Ia membutuhkan ekosistem. Lapangan yang sesuai standar, lingkungan latihan yang aman, serta akses yang mudah bagi generasi muda menjadi prasyarat agar potensi tidak berhenti di tengah jalan.

Dalam konteks ini, perguruan tinggi memegang peran strategis. Dunia akademik dan olahraga prestasi tidak lagi berjalan di jalur terpisah. Konsep student-athlete semakin relevan, ketika atlet dituntut memiliki kesiapan intelektual di samping kemampuan fisik.

Banyak atlet bola voli Indonesia memilih tetap melanjutkan pendidikan tinggi sambil mengembangkan karier olahraganya, sebagai bekal jangka panjang setelah masa kompetisi berakhir.

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bekasi mengambil peran dalam irisan tersebut melalui penyediaan fasilitas olahraga, khususnya lapangan voli kampus. Fasilitas ini dimanfaatkan mahasiswa untuk berlatih, berkompetisi, sekaligus menjaga kebugaran di tengah aktivitas akademik yang padat.

Kepala Kampus UBSI kampus Bekasi, Suhardi menjelaskan, keberadaan fasilitas olahraga di lingkungan kampus bukan sekadar pelengkap aktivitas mahasiswa.

“Lapangan voli kampus kami hadir sebagai ruang pembelajaran karakter. Mahasiswa belajar kerja sama, kepemimpinan, dan ketahanan mental melalui olahraga. Nilai-nilai ini sama pentingnya dengan capaian akademik dalam membentuk lulusan yang siap menghadapi dunia nyata,” ujar Suhardi dalam keterangan Jumat (23/1/2026).

Lapangan voli UBSI kampus Bekasi di Sport Center UBSI kampus Bekasi, tak hanya berfungsi sebagai ruang olahraga, juga ruang tumbuh generasi muda. Di sanalah mahasiswa berlatih konsistensi, mengelola emosi, dan membangun kepercayaan dalam tim.

Aktivitas olahraga menjadi bagian dari keseharian kampus, bukan sekadar kegiatan tambahan.

Prestasi bola voli Indonesia di tingkat nasional dan regional tidak bisa dilepaskan dari kekuatan ekosistem pembinaan, termasuk di lingkungan perguruan tinggi.

Kampus dengan fasilitas olahraga yang memadai berpotensi melahirkan generasi muda yang siap bersaing, baik di arena akademik maupun non-akademik. Melalui fasilitas lapangan voli yang tersedia, UBSI Bekasi turut berkontribusi dalam menumbuhkan budaya olahraga yang sehat dan berkelanjutan.

“Pendekatan soft branding melalui penyediaan fasilitas olahraga dan ruang kompetisi melalui Volley Competition BSI FLASH bagi siswa SMA/Sederajat mencerminkan upaya UBSI Bekasi memahami kebutuhan mahasiswa masa kini,” paparnya.

Kampus tidak hanya menjadi ruang belajar teoritis, juga ruang pengembangan diri yang holistik. Semangat prestasi bola voli nasional pun menemukan relevansinya di lingkungan kampus, sebagai inspirasi bagi mahasiswa berkembang secara seimbang.

“Perguruan tinggi hari ini harus menjadi ruang yang mendukung keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan ketangguhan mental. Melalui fasilitas dan aktivitas olahraga, kami ingin mahasiswa UBSI tumbuh sebagai individu yang sehat, adaptif, dan berdaya saing,” tambah Suhardi.

Bagi kamu yang mencari lingkungan pendidikan tinggi yang mendukung prestasi akademik sekaligus minat non-akademik, termasuk olahraga, UBSI kampus Bekasi sebagai Kampus Digital Kreatif membuka ruang tersebut melalui berbagai fasilitas dan program pendukung mahasiswa.

Informasi mengenai program studi, aktivitas kemahasiswaan, serta pendaftaran mahasiswa baru dapat diakses melalui https://pmbubsi.id/pmb.

Read Entire Article
Politics | | | |