Dinda Hauw Ungkap Tantangan Berakting dengan Suami di Film Bidadari Surga

14 hours ago 7

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasangan suami istri Rey Mbayang dan Dinda Hauw kembali beradu peran dalam film drama religi Bidadari Surga produksi Max Pictures. Meski telah menikah, proses pendalaman karakter di film ini ternyata menjadi tantangan tersendiri.

Dinda mengungkapkan dia dan Rey sebenarnya memiliki banyak waktu untuk melakukan reading bersama karena tinggal serumah. Namun, pengalaman bermain dalam proyek sebelumnya justru membuat mereka harus bekerja ekstra untuk benar-benar masuk ke karakter baru.

"Kalau soal reading, aku sama Rey sebetulnya mudah ya karena emang serumah. Cuma yang bikin sulit itu karena sebelumnya kita pernah ada film bareng, dan ceritanya pasangan juga. Jadi lumayan susah untuk ninggalin karakter sebelumnya," kata Dinda dalam konferensi pers di XXI Plaza Indonesia, Jumat (9/1/2026).

Meski begitu, Dinda bersyukur karena chemistry akhirnya terbangun setelah melalui proses reading yang cukup panjang. la juga menilai, Rey mampu menghidupkan karakter Opan dengan sangat baik di film ini.

"Menurut aku yang cukup banyak menghidupkan film ini adalah pemeran Opan ini. Saya sangat apresiasi, masya Allah," kata Dinda.

Selain itu, tantangan lain yang dirasakan Dinda adalah membangun kembali romansa layaknya pertama berkenalan. "Kan kita sudah menikah, tapi di film ini ceritanya taaruf. Jadi mungkin ya kita harus munculin lagi spark-spark lagi," ungkap Dinda.

Film Bidadari Surga mengisahkan Taufan (Rey Mbayang), seorang YouTuber sukses dengan konten kontroversial, yang hidupnya berubah ketika bertemu Nadia (Dinda Hauw), putri seorang kiai yang taat dan berprinsip kuat. Penolakan Nadia terhadap permintaan Taufan untuk melepas hijab justru menjadi awal perjalanan cinta dan hijrah yang tak terduga bagi Taufan.

Sementara itu, sutradara Indra Gunawan menyampaikan bahwa film ini dibuat dengan pendekatan yang jujur dan dekat dengan realitas kehidupan. "Bidadari Surga adalah film tentang proses. Tentang bagaimana cinta tidak memaksa, tetapi mengajak seseorang untuk bertumbuh dan berubah menjadi lebih baik. Saya berharap film ini bisa menyentuh hati penonton," kata Indra.

Selain Dinda dan Rey Mbayang, film ini juga akan dibintangi oleh Indro Warkop, Tomy Babab, Ibnu Wardani, Dodi Hidayatullah, Oka Sugawa, dan lainnya. Film ini akan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 15 Januari 2026.

Read Entire Article
Politics | | | |