Karakter Doraemon. Serial anime legendaris Doraemon dikabarkan tidak lagi tayang di stasiun televisi RCTI setelah menghiasi layar kaca Indonesia selama lebih dari tiga dekade.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Serial anime legendaris "Doraemon" dikabarkan tidak lagi tayang di stasiun televisi RCTI setelah menghiasi layar kaca Indonesia selama lebih dari tiga dekade. Karakter robot kucing ikonik asal Jepang itu pertama kali mengudara di RCTI pada 9 Desember 1990.
Berdasarkan jadwal di situs RCTI+ pada Ahad (4/1/2026), judul "Doraemon" sudah tidak tercantum dalam daftar program tayang. Hal ini menjadi kali pertama anime tersebut absen dari jadwal mingguan maupun harian RCTI dalam kurun waktu sekitar 35 tahun terakhir.
Namun demikian hingga berita ini ditulis, pihak MNC Group maupun RCTI belum memberikan pernyataan resmi mengenai alasan penghentian atau apakah ini bersifat permanen. Kabar hilangnya "Doraemon" dari RCTI pun memicu reaksi emosional dari para penggemar. Banyak warganet yang membanjiri Instagram RCTI dan meminta RCTI untuk kembali menayangkan Doraemon.
"Balikin tayangan Doraemon. Gue nonton RCTI buat nonton Doraemon doang," kata warganet dengan akun @khaviddz** seperti dikutip Selasa (6/1/2025).
"Doraemon woi tayangin nanti hari Minggu. Gak mau tahu," kata akun @aliya**.
"Please Doraemon jangan berhenti tayang, mau nonton apalagi kalau ga ada film itu," kata akun @daru**.
"Doraemon, min, jangan begitu napah. Et dah buset malah sinetron mulu males nontonnya," kata akun @daantama**.
Doraemon bermula dari manga Jepang karya Fujiko F Fujio (Hiroshi Fujimoto) yang pertama kali terbit pada Desember 1969. Ceritanya mengisahkan seekor robot kucing dari abad ke-22 yang dikirim ke masa lalu untuk membantu seorang anak bernama Nobita Nobi dan keturunannya, dengan memanfaatkan berbagai alat canggih dari kantong ajaibnya.
Selain Doraemon dan Nobita, film dan serial "Doraemon" juga menampilkan karakter ikonik yang membekas di hati banyak penggemar. Antara lain Shizuka yang lembut, Gian yang kasar namun berani saat krisis, serta Suneo.
Sementara itu, di Indonesia, "Doraemon" diedarkan di bawah lisensi ADK Indonesia dan Animation International Indonesia. Versi komiknya diterbitkan oleh Elex Media Komputindo, sementara hak siar awal animenya dipegang oleh PT Hikmad & Chusen.

2 weeks ago
17















































