Gempa M 5,1 Guncang Buol Sulteng, Warga Panik Mengungsi ke Dataran Tinggi

2 hours ago 3

Gempa bumi magnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, Minggu malam. Warga panik dan mengungsi ke dataran tinggi, sementara aliran listrik dilaporkan padam di beberapa wilayah.

BPBD: Warga mengungsi setelah gempa magnitudo 5,1 guncang Buol.

REPUBLIKA.CO.ID, PALU, – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,1 mengguncang Kabupaten Buol, Sulawesi Tengah, pada Minggu (12/7) malam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Tengah melaporkan warga berhamburan mengungsi ke wilayah dataran tinggi akibat kepanikan pascagempa.

“Saat ini warga mengungsi ke daerah yang lebih tinggi sebagai langkah antisipasi akibat kepanikan setelah gempa terjadi,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sulawesi Tengah, Asbudianto, dalam laporannya di Palu, Minggu malam.

Ia menjelaskan, Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Buol bersama Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Provinsi Sulawesi Tengah sedang melakukan asesmen di lapangan. Hingga saat ini, jumlah warga terdampak, pengungsi, korban, maupun kebutuhan mendesak masih dalam proses pendataan.

Listrik Padam Pascagempa

Asbudianto menambahkan, selain menyebabkan kepanikan warga yang memilih mengungsi ke daerah lebih tinggi, padamnya aliran listrik juga dilaporkan terjadi di beberapa wilayah pascagempa. Berdasarkan hasil analisis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa bumi tektonik tersebut terjadi pada pukul 20.46 WIB atau 21.46 WITA.

Episenter gempa berada pada koordinat 1,31 derajat Lintang Utara dan 121,36 derajat Bujur Timur, atau sekitar 37 kilometer timur laut Buol, Sulawesi Tengah, dengan kedalaman 21 kilometer.

Hasil pemodelan BMKG menunjukkan bahwa gempa ini tidak berpotensi tsunami. Meski demikian, BPBD mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, tidak panik, dan selalu waspada terhadap potensi gempa susulan. Masyarakat juga diimbau untuk mengikuti informasi resmi hanya dari pemerintah dan BMKG.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |