REPUBLIKA.CO.ID, BALIKPAPAN -- Pemerintahan Indonesia sudah berjalan lebih 80 tahun. Namun, dari delapan presiden, hanya dua yang pernah membangun kilang minyak. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan, pemerintah RI terakhir kali yang membangun kilang minyak adalah era Presiden Soeharto pada 1994.
Setelah berlalu 32 tahun, kata Bahlil, Indonesia kini meresmikan kembali proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Proyek itu diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto.
"Jadi dalam sejarah bangsa, cuma dua presiden yang meresmikan RDMP. Satu adalah Presiden Pak Harto terakhir tahun 1994, dan 32 tahun kemudian Presiden Prabowo Subianto meresmikan RDMP Balikpapan pada 2026," kata Bahlil dalam peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Senin (12/1/2026) sore WITA.
Bahlil mengungkapkan, pembangunan kilang minyak di Balikpapan tidak berjalan mulus, karena diwarnai sejumlah drama. "Proyek RDMP ini, Bapak Presiden, banyak dramanya. Saya harus jujur katakan, banyak dramanya," ujarnya saat berpidato di hadapan Presiden Prabowo.
Menurut dia, proyek RDMP Balikpapan seharusnya tuntas pada 2024. Tetapi, sempat terjadi insiden kebakaran atau dibakar hingga pembangunanya molor dua tahun. "Kami minta untuk investigasi, ternyata ada udang di balik batu. Masih ada pihak-pihak yang tidak rela kalau kita itu mempunyai cadangan dan swasembada energi. Agar impor terus," ucap Bahlil,
Sementara Presiden Prabowo Subianto menegaskan, pentingnya membangun bangsa yang percaya diri dan bangga terhadap kemampuan bangsa sendiri. RI 1 menekankan, Indonesia tidak boleh terus-menerus merasa rendah diri atau bergantung pada bangsa lain, melainkan berdiri di atas kaki sendiri di setiap bidang kehidupan.
"Kita harus jadi bangsa yang percaya diri. Kita harus jadi bangsa yang bangga dengan prestasi kita. Kita tidak boleh jadi bangsa yang rendah diri, bangsa yang selalu merasa kalah, merasa selalu tidak mampu bersaing sama bangsa lain, kita tidak boleh," ucap Prabowo.
Dia pun bertekad di bawah kepemimpinannya, Indonesia tidak boleh tergantung energi dari negara lain. "Di setiap bidang kehidupan kita harus menjadi bangsa yang kuat, bangsa yang percaya diri, bangsa yang mampu berdiri di atas kaki kita sendiri," ujar Prabowo.

3 hours ago
3














































