REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Industri aset kripto mulai memperluas strategi literasi dengan menggandeng sektor ritel dan gaya hidup agar lebih dekat dengan keseharian masyarakat. Pendekatan ini dipilih untuk menjembatani pemahaman publik terhadap aset kripto yang selama ini dianggap kompleks.
Vice President Indodax Antony Kusuma mengatakan, kolaborasi lintas industri dilakukan untuk memberi nilai tambah bagi pengguna sekaligus mengenalkan aset kripto secara lebih kontekstual. Salah satu kolaborasi dilakukan Indodax dengan KFC Indonesia melalui program promosi berbasis pengalaman konsumen.
“Lewat kolaborasi ini, kami ingin pengguna Indodax bisa merasakan manfaat lebih, bukan hanya dari sisi platform digital, tetapi juga melalui pengalaman yang relevan dengan keseharian,” kata Antony dalam siaran pers, Senin (12/1/2026).
Menurut Antony, generasi muda menjadi kelompok penting dalam pertumbuhan ekosistem kripto sehingga pendekatan berbasis gaya hidup dinilai lebih efektif.
Antony menjelaskan kolaborasi dengan brand yang dekat dengan anak muda dipilih agar pengenalan aset kripto berlangsung lebih sederhana dan mudah diakses.
Pendekatan ini juga dilakukan untuk menunjukkan bahwa industri aset kripto dapat berkolaborasi lintas sektor dalam menciptakan nilai baru bagi pengguna.
“Kami melihat kolaborasi lintas sektor sebagai langkah realistis untuk mendekatkan industri aset kripto dengan masyarakat,” ujarnya.
Dalam kerja sama ini, Indodax menghadirkan program paket hemat dengan harga khusus bagi pengguna terverifikasi. Program berlangsung mulai 8 Januari hingga 25 Juni 2026 dan berlaku dengan syarat serta ketentuan tertentu. Promo dapat dimanfaatkan oleh pengguna baru maupun lama yang telah menyelesaikan proses verifikasi akun.
Pengguna cukup menunjukkan akun Indodax terverifikasi dan melakukan klaim melalui aplikasi mitra yang tersedia. Tersedia dua pilihan paket khusus yang dapat digunakan di seluruh jaringan gerai, kecuali outlet di area bandara.

1 hour ago
1














































