Wakil Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Taj Yasin menerima kunjungan Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jateng, Fitriyanto, di kantornya, Senin (12/1/2026).
REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Kuota jamaah haji Provinsi Jawa Tengah (Jateng) untuk 2026 bertambah 3.745 orang atau naik sekitar 12,33 persen dibandingkan 2025. Tahun ini, 34.122 calon jamaah dari Jateng akan diberangkatkan ke Tanah Suci.
"Kuota kita tahun 2026 ini bertambah dari yang awalnya 30.377, Alhamdulillah bertambah menjadi 34.122. Itu terdiri dari jamaah haji reguler, kemudian prioritas lansia, pembimbing KBIHU, dan petugas haji daerah dari Provinsi Jawa Tengah," ungkap Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jateng, Fitriyanto, usai menemui Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin di kantornya, Senin (12/1/2026).
Dia menambahkan, saat ini calon jamaah yang sudah melunasi biaya perjalanan ibadah haji di Jateng mencapai 34.518 orang. "Artinya itu sudah 102 persen. Sehingga insya Allah kuota Jawa Tengah yang akan kita berangkatkan bisa 100 persen kalau tidak ada kendala jamaah yang sakit, mundur, dan sebagainya," kata Fitriyanto.
Dia menerangkan, proses keberangkatan calon jamaah haji di Jateng dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami perubahan tahun ini. "Untuk Jawa Tengah dan DIY, yang awalnya lewat embarkasi Solo di Asrama Haji Donohudan, tahun ini dipecah menjadi dua, yaitu 81 kloter tetap berangkat dari embarkasi Solo, kemudian 25 kloter lagi akan berangkat lewat Yogya dengan embarkasi Yogyakarta International Airport, di mana asrama hajinya digantikan oleh Hotel Ibis dan Novotel," ucapnya.
Fitriyanto mengungkapkan, pemberangkatan kloter pertama diperkirakan akan dimulai pada 21-22 April 2026. "Untuk pemberangkatan kloter pertama, insya Allah jamaah akan berangkat tanggal 21 April ke Solo ataupun ke Yogya, dan akan terbang tanggal 22 April 2026 ke Arab Saudi," ujarnya.
Sementara itu Wakil Gubernur Jateng Taj Yasin menekankan, kenaikan kuota jamaah haji yang diperoleh Jateng harus bisa diimbangi dengan kesiapan layanan. Hal itu agar potensi-potensi kendala di lapangan bisa diantisipasi.
“Kami harap penyelenggaraan 2026 bisa lebih baik lagi, dan kami yakin akan lebih baik,” kata Yasin.

8 hours ago
5













































