REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- MTV resmi menutup seluruh saluran televisi yang khusus menayangkan video musik, menandai berakhirnya era panjang musik di layar televisi. Penutupan tersebut ditutup secara simbolis dengan pemutaran lagu "Video Killed The Radio Star" milik The Buggles.
Per 31 Desember, jaringan MTV menghentikan operasional seluruh saluran video musik 24 jamnya di Inggris, yakni MTV Music, MTV 80s, MTV 90s, Club MTV, dan MTV Live. Saluran-saluran tersebut sebelumnya tersedia di berbagai platform, termasuk Sky dan Virgin Media. Sementara itu, saluran utama MTV masih tetap mengudara di Inggris dan diperkirakan akan terus berfokus pada tayangan reality show.
Pemutaran "Video Killed The Radio Star" sebagai penutup dipilih karena memiliki makna historis. Lagu new wave klasik yang dirilis pada 1979 itu juga merupakan video musik pertama yang ditayangkan MTV saat pertama kali diluncurkan di Amerika Serikat pada 1981, demikian seperti dikutip dari NME, Sabtu (3/1/2026).
Perusahaan induk MTV, Paramount Skydance, juga menutup saluran musik serupa di sejumlah negara lain, termasuk Irlandia, Jerman, Austria, Polandia, Prancis, Hungaria, Australia, dan Brasil. MTV pertama kali mengudara pada 1981 dan dengan cepat menjadi bagian penting dari budaya pop global. Saluran MTV Europe menyusul pada 1987 dengan pemutaran pembuka Money For Nothing dari Dire Straits, sementara MTV UK diluncurkan pada 1997. Namun, MTV UK sendiri telah berhenti menayangkan video musik sejak 2011.
Sepanjang masa kejayaannya, MTV terlibat dalam berbagai momen bersejarah dunia musik, termasuk pemutaran perdana video "Thriller" milik Michael Jackson serta siaran maraton selama 16 jam konser amal Live Aid pada 1985. Dalam beberapa tahun terakhir, kebiasaan konsumsi penonton mengalami perubahan signifikan. Video musik kini lebih banyak diakses melalui platform digital seperti Youtube dan media sosial, ketimbang televisi konvensional.
Sejak 2011, MTV UK mengalihkan fokus ke program orisinal seperti "Ex On The Beach" dan "Teen Mom UK". Tayangan musik kemudian dipusatkan di saluran-saluran saudara, dengan pengecualian acara tahunan MTV European Music Awards.
Penutupan saluran musik ini terjadi setelah Paramount Global resmi merger dengan Skydance Media dalam kesepakatan senilai 8 miliar dolar AS pada Agustus lalu. CEO David Ellison disebut tengah melakukan efisiensi biaya, sekaligus mempertimbangkan langkah untuk merevitalisasi MTV. Salah satu spekulasi yang berkembang adalah kemungkinan mengubah MTV menjadi layanan streaming daring yang dapat bersaing dengan YouTube dan Spotify.

2 weeks ago
22















































