OveerPOS Dorong Efisiensi Bisnis lewat Integrasi Transaksi dan Pajak

4 hours ago 11

loading...

OveerPOS, yang dikembangkan Oveersea memperkenalkan fitur otomatisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT/PB1). FOTO/dok.SindoNews

JAKARTA - OveerPOS, solusi Point of Sales (POS) yang dikembangkan Oveersea, memperkenalkan fitur otomatisasi Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT/PB1) guna membantu pelaku usaha mengelola transaksi, pelaporan, dan kewajiban perpajakan secara lebih mudah dan terintegrasi. Inovasi tersebut dihadirkan untuk menjawab kebutuhan dunia usaha akan sistem yang mampu mendukung operasional sekaligus meningkatkan kepatuhan terhadap regulasi.

"Kami melihat kebutuhan pelaku usaha terhadap sistem yang dapat membantu operasional sekaligus mendukung aspek kepatuhan terus meningkat. OveerPOS dirancang untuk menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan pencatatan transaksi yang lebih terstruktur serta dukungan terhadap pengelolaan PBJT (PB1)," kata VP Brand OveerPOS Anna Afifa dalam keterangan resmi, Kamis (18/6/2026).

Baca Juga: Anomali Tiket Pesawat: Penerbangan Domestik Dipungut PPN, ke Luar Negeri Bebas Pajak

Menurut Anna, perkembangan bisnis yang semakin terdigitalisasi menuntut perusahaan memiliki sistem yang tidak hanya mendukung aktivitas penjualan, tetapi juga mampu memperkuat tata kelola perusahaan. OveerPOS memungkinkan pelaku usaha melakukan pencatatan transaksi secara real-time sekaligus mengelola kewajiban pajak dengan lebih sistematis.

Melalui fitur otomatisasi PBJT, sistem dapat membantu menghitung kewajiban pajak berdasarkan transaksi yang tercatat, menyusun laporan yang lebih rapi, serta mempermudah proses administrasi yang berkaitan dengan kepatuhan usaha. Integrasi tersebut dinilai mampu mengurangi pekerjaan manual dan meningkatkan akurasi data operasional maupun pelaporan.

Selain berfungsi sebagai sistem POS utama, OveerPOS juga dapat diintegrasikan dengan ekosistem teknologi yang telah dimiliki perusahaan. Dengan demikian, pelaku usaha memperoleh visibilitas yang lebih baik terhadap aktivitas bisnis sekaligus menjaga konsistensi data yang dibutuhkan untuk pengambilan keputusan, audit, maupun pelaporan.

Read Entire Article
Politics | | | |