Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia, Kanada Luncurkan Lima Inisiatif Baru Senilai Rp 267 Miliar

2 hours ago 3

Sekretaris Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai (tengah), bersama Dubes Kanada untuk Indonesia Jess Dutton (kanan) saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Selasa (13/1/2025)

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah baru mengumumkan lima inisiatif baru senilai lebih dari 22 juta dolar Kanada (Rp 267,3 miliar) di Indonesia. Lima inisiatif baru itu termasuk dua proyek yang diimplementasikan oleh TFO Canada dan Catalyste+ yang akan memperkuat kapasitas dan daya saing UKM Indonesia.

"Khususnya usaha yang dipimpin perempuan, dengan meningkatkan kesiapan ekspor dan memperluas akses ke solusi tahan iklim," Sekretaris Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional Randeep Sarai saat memberikan keterangan pers di Jakarta, Selasa (13/1/2025).

Sarai berkunjung ke Indonesia pada 9 -13 Januari 2026 guna memperdalam kerja sama Indonesia dan Kanada.

Adapun rincian dari inisiati itu pertama yakni mendukung promosi perdagangan pangan pertanian yang tahan iklim senilai 5 juta dolar Kanada (Rp60,5 miliar) selama enam tahun. Tujuannya untuk mendukung pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) Indonesia di sektor makanan olahan dengan fokus pada usaha yang dipimpin perempuan dan usaha yang kurang terwakili.

Inisiatif kedua yaitu program peningkatan nilai, perdagangan, dan ekspor senilai 5 juta dolar Kanada (Rp60,5 miliar) selama enam tahun, untuk mendukung 400 UMKM Indonesia. Program ini ditujukan khusus buat usaha yang dipimpin perempuan guna meningkatkan kesiapan dan daya saing ekspor melalui peningkatan kapasitas.

Inisiatif ketiga untuk mendukung jaringan pemuda untuk gerakan jender berkelanjutan dan aksi iklim senilai 4,1 juta dolar Kanada (Rp49,6 miliar) selama empat tahun.

Maksud inisiatif ini yakni buat mendukung organisasi pemuda dan perempuan yang berupaya memajukan hak-hak perempuan dan memperkuat ketahanan iklim dan ekonomi di komunitas rentan.

Inisiatif keempat untuk mendukung perempuan memimpin aksi iklim senilai 3,9 juta dolar Kanada (Rp47,2 miliar) selama empat tahun.Tujuannya buat memperkuat kepemimpinan perempuan dalam mitigasi dan adaptasi iklim serta memajukan tata kelola iklim yang responsif jender.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |