Perkuat UMKM, BSI Ekspansi Lapak Syariah ke Pasar Tradisional

2 hours ago 2

PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperluas penetrasi layanan emas dan keuangan syariah dengan menyasar pasar tradisional melalui pembukaan 28 Lapak BSI yang tersebar di tujuh kota besar di Indonesia.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) memperluas penetrasi layanan emas dan keuangan syariah dengan menyasar pasar tradisional melalui pembukaan 28 Lapak BSI yang tersebar di tujuh kota besar di Indonesia. Bank pelat merah itu mendorong optimalisasi transformasi digital dengan masuk ke ekosistem pasar tradisional sebagai langkah mendekatkan layanan perbankan syariah ke masyarakat, sekaligus memperkuat literasi dan inklusi keuangan syariah.

“Kami terus berupaya meningkatkan angka literasi dan inklusi keuangan syariah di Tanah Air, salah satunya melalui perluasan akses jaringan layanan BSI di masyarakat. Untuk itu, tahun ini kami juga menyasar ekosistem pasar tradisonal melalui pembukaan Layanan Pasar dan Pengusaha UMKM (Lapak) BSI,” ujar Direktur Utama BSI Anggoro Eko Cahyo dalam keterangan tertulis, Senin (12/1/2026).

Lapak BSI melayani berbagai produk dan layanan syariah, mulai dari pembukaan rekening, cicilan emas, gadai emas, Bank EMAS melalui BYOND, pembiayaan KUR syariah, hingga konsultasi perbankan syariah dan kolaborasi dengan BSI Agen.

Pada tahap awal, Lapak BSI telah dibuka di 28 titik yang tersebar di Aceh, Medan, Palembang, Jakarta, Bandung, Semarang, dan Makassar. Anggoro menilai keberadaan lapak tersebut tidak hanya mendekatkan layanan perbankan, tetapi juga mendorong digitalisasi pasar dan penguatan UMKM.

“Lapak BSI ini juga menjadi media literasi dan inklusi keuangan syariah supaya lebih masif, terutama dalam mendukung sektor UMKM. Ini menjadi bukti bahwa BSI hadir lebih dekat dengan denyut nadi ekonomi masyarakat. Dari pasar tradisional hingga pusat komunitas, BSI menjadi mitra tumbuh Bersama,” ujarnya.

Sejalan dengan transformasi digital, BSI juga terus mendorong UMKM naik kelas melalui pendampingan usaha, penyediaan layanan keuangan syariah, serta akses pembiayaan berkelanjutan.

Read Entire Article
Politics | | | |