Persija Rekrut Shayne Pattynama untuk Perkuat Lini Serbaguna

2 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Persija Jakarta resmi merekrut Shayne Pattynama, pemain serbaguna dari tim nasional Indonesia, yang diumumkan pada Jumat (tanggal pengumuman). Pelatih Persija, Mauricio Souza, membeberkan bahwa perekrutan ini dilakukan karena kemampuan Pattynama yang dapat bermain di berbagai posisi.

Shayne Pattynama, yang berposisi alami sebagai bek kiri, dapat ditempatkan sebagai bek kanan, bek tengah, gelandang bertahan, gelandang tengah, gelandang serang, gelandang kiri, dan winger kiri. Pelatih Mauricio Souza menyatakan bahwa kehadiran Pattynama akan memberikan kontribusi signifikan bagi tim di liga.

"Pattynama hari ini sudah bersama kami. Saya sudah bicara singkat dengan dia. Tapi saya tahu dari pemain lain bahwa dia bisa banyak bantu kami di liga ini," ujar Mauricio dalam jumpa pers usai kemenangan Persija 2-0 atas Madura United di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat.

Perekrutan Shayne Pattynama dilakukan dari Buriram United dengan durasi kontrak 2,5 tahun. Langkah ini diambil setelah Persija juga mendatangkan pemain baru lainnya seperti bek kanan Fajar Fathurrahman, striker Alaaeddine Ajaraie, dan bek tengah Paulo Ricardo.

Dengan kedatangan Pattynama, Persija kini memiliki tiga bek kiri, termasuk Dony Tri Pamungkas dan Alan Cardoso. Ketika ditanya mengenai kemungkinan keluarnya Alan Cardoso, Mauricio menyatakan bahwa keputusan akhir akan diumumkan setelah pembicaraan lebih lanjut.

"Kami akan bicara dengan wartawan kalau sudah ada keputusan siapa yang akan pergi. Saya tahu Cardoso dari dia masih kecil, saya yang bawa dia ke sini," tambah Mauricio.

Pelatih asal Brasil tersebut merasa puas dengan komposisi tim saat ini, yang telah mengumpulkan 38 poin dan memenangkan 12 laga. Dia menegaskan bahwa tim ini luar biasa dan siap berkompetisi lebih jauh di liga.

Bek tengah Thales Lira menambahkan bahwa setiap pemain yang bergabung dengan Persija harus berkontribusi maksimal, menilai persaingan adalah hal yang normal dalam tim. "Siapa pun yang main harus bekerja keras dan itu pilihan dari pelatih," kata Thales.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |