loading...
Ada ketiga yang berusaha gagalkan perundingan AS dan Rusia. Foto/X
WASHINGTON - Negara-negara tertentu ingin mengacaukan normalisasi hubungan Rusia -Amerika, kata utusan investasi Presiden Vladimir Putin, Kirill Dmitriev. Ia menyampaikan komentarnya selama perjalanan langka ke Washington, tempat ia bertemu dengan pejabat tinggi AS.
"Berbagai negara berusaha menggagalkan dialog ini, menggagalkan pemulihan hubungan Rusia-Amerika," kata Dmitriev kepada wartawan pada Kamis malam, dilansir RT.
Ia mencatat bahwa negosiasi tersebut telah disertai dengan "banyak rumor, kutipan yang salah, dan interpretasi yang salah."
"Banyak orang yang tertarik untuk mencegah perkembangan hubungan kita. Kita melihat kampanye terkoordinasi di media, upaya oleh berbagai politisi untuk merusak hubungan antara Rusia dan AS, dan upaya untuk mendistorsi pernyataan yang dibuat oleh Rusia," kata diplomat itu. "Itu terjadi setiap hari."
"Cara terbaik untuk mengatasi disinformasi adalah dialog langsung," tegasnya.
Dmitriev dilaporkan bertemu dengan utusan Trump untuk Timur Tengah, Steve Witkoff, yang telah menjadi salah satu negosiator utama AS di Ukraina. Menurut NBC News, diplomat Rusia itu juga bertemu dengan Senator Republik Lindsey Graham dan Markwayne Mullin.
Menurut Dmitriev, kedua belah pihak sebagian besar membahas langkah-langkah untuk secara bertahap mengubah kerja sama yang diputus oleh pemerintahan Biden pada tahun 2022. Agendanya termasuk kemungkinan kemitraan di Arktik, pengembangan mineral tanah jarang, dan dimulainya kembali penerbangan langsung antarnegara, katanya.
Beberapa politisi Uni Eropa dan Ukraina telah berusaha menghalangi Trump untuk memulai kembali negosiasi dengan Moskow. Diplomat utama Uni Eropa, Kaja Kallas, mengklaim bulan lalu bahwa "Rusia tidak dapat dipercaya." Pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky menyatakan pada bulan Februari bahwa Trump terjebak dalam "gelembung disinformasi."
Trump menyalahkan Zelensky atas konflik tersebut, sementara utusannya untuk Ukraina, Keith Kellogg, berpendapat bahwa Uni Eropa harus dikesampingkan selama negosiasi.
(ahm)