Sejumlah kendaraan melintas di ruas Tol Cikopo-Palimanan, Cirebon, Jawa Barat, Jumat (4/4/2025). Korlantas Polri mulai memberlakukan sistem satu arah dari KM 228 ruas Tol Palimanan-Kanci hingga KM 70 GT Cikampek Utama untuk mengurai kemacetan saat arus balik Lebaran. PT Astra Tol Cipali mencatat pada Jumat (4/4) dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB jumlah kendaraan yang melintasi tol dari arah Cirebon menuju Jakarta mencapai 47,2 ribu unit kendaraan dengan rata-rata 3.100 unit kendaraan per jam.
REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Puncak arus balik Lebaran Idul Fitri di ruas Tol Cipali dari arah Cirebon menuju Jakarta diprediksi terjadi hari ini, Ahad (6/4/2025). Sebanyak ratusan ribu kendaraan diprediksi akan melintas di tol terpanjang di Pulau Jawa tersebut.
“Puncak arus balik diprediksi terjadi pada Minggu, 6 April 2025 (H+5), dengan 141 ribu kendaraan melintas,” ujar Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo, Ahad (6/4/2025).
Ardam menjelaskan, hingga Sabtu (5/4/2025) petang, arus lalu lintas one way di KM 188 - KM 72 terpantau ramai lancar di kedua jalur. Volume kendaraan pun terus mengalami peningkatan.
Terhitung sejak pukul 00.00 WIB hingga 18.00 WIB, sekitar 90,8 ribu kendaraan melalui Cikopo dari arah Cirebon menuju Jakarta. Jumlah itu meningkat sekitar 51 persen dibandingkan volume lalu lintas di jam yang sama kemarin.
“Rata-rata ada 5.000 kendaraan yang melintas per jamnya,” katanya.
Sementara itu, kondisi delapan rest area terpantau ramai pengunjung. Namun, lahan parkir dan toilet yang tersedia tetap dapat memenuhi kebutuhan pengguna jalan.
“Pengguna jalan diimbau untuk menggunakan rest area sesuai kebutuhan, maksimal 30 menit beristirahat,” tukasnya.
Ia menyatakan, pengguna jalan dapat memanfaatkan tempat istirahat dan pengisian bahan bakar di luar gerbang tol terdekat. Untuk tarif tol, akan tetap sama.
Astra Tol Cipali juga mengimbau pengguna jalan untuk tidak berhenti di bahu jalan. Hal itu agar tidak terjadi perlambatan arus lalu lintas dan keselamatan bersama.