Tidak Berputus Asa atas Terlambatnya Pemberian Allah

1 hour ago 2

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Ada kalanya, seseorang yang sudah rajin dan bersungguh-sungguh meminta kepada Allah dalam doa, tak kunjung dikabulkan. Namun, kita yang doanya belum dikabulkan hendaknya tidak berputus asa.

Syekh Ibnu Athailah as-Sakandari dalam kitab Al Hikam mengatakan, "Keterlambatan terkabulnya permintaanmu di dalam doa janganlah membuatmu berputus asa. Karena Allah-lah yang menjamin terkabulnya doa. Dia akan memberikan sesuatu yang dipilihkannya, bukan yang engkau pilih sendiri. Dan di waktu yang Allah inginkan, bukan di waktu yang engkau inginkan."

Syekh Abdul Majid As Syarnubi al Azhari dalam syarah kitab Al Hikam menjelaskan, keterlambatan terkabulnya permintaan atau doa janganlah membuat seseorang putus asa. Allah lah yang menjamin terkabulnya doa.

Firman Allah:

وَقَالَ رَبُّكُمُ ٱدْعُونِىٓ أَسْتَجِبْ لَكُمْ ۚ إِنَّ ٱلَّذِينَ يَسْتَكْبِرُونَ عَنْ عِبَادَتِى سَيَدْخُلُونَ جَهَنَّمَ دَاخِرِينَ

Wa qāla rabbukumud'ụnī astajib lakum, innallażīna yastakbirụna 'an 'ibādatī sayadkhulụna jahannama dākhirīn

Artinya: Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahannam dalam keadaan hina dina". (QS:Al Mu'min: 60).

Sesungguhnya Allah akan mengabulkan dengan sesuatu yang telah dipilihkan Allah, bukan apa yang engkau pilih sendiri. Karena Allah lebih mengetahui apa yang lebih baik untukmu.

Mungkin engkau meminta sesuatu dari-Nya, tapi ia menolaknya. Namun ketahuilah, bahwa penolakan itu sebenarnya adalah pemberian Allah.

وَعَسٰٓى اَنْ تَكْرَهُوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ خَيْرٌ لَّكُمْۚ وَعَسٰٓى اَنْ تُحِبُّوْا شَيْـًٔا وَّهُوَ شَرٌّ لَّكُمْۗ وَاللّٰهُ يَعْلَمُ وَاَنْتُمْ لَا تَعْلَمُوْنَࣖ

Wa ‘asâ an takrahû syai'aw wa huwa khairul lakum, wa ‘asâ an tuḫibbû syai'aw wa huwa syarrul lakum, wallâhu ya‘lamu wa antum lâ ta‘lamûn

Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal itu baik bagimu dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal itu buruk bagimu. Allah mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui

Jadi meskipun secara zahir Allah menolakmu, tetapi pada hakikatnya penolakan itu adalah pemberian. Begitu pula Allah akan mengabulkan doamu pada waktu yang dia inginkan bukan di waktu yang engkau inginkan. Jadilah engkau orang yang sabar . Karena sesungguhnya sabar itu lebih utama bagi seorang hamba.

Read Entire Article
Politics | | | |