UMJ Kukuhkan Empat Guru Besar, Perkuat Komitmen Peningkatan Keilmuan Berdampak

2 hours ago 2

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ) kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat mutu pendidikan tinggi dan pengembangan keilmuan berdampak melalui pengukuhan empat Guru Besar. Pengukuhan tersebut berlangsung dalam Sidang Terbuka Senat UMJ di Auditorium KH Azhar Ba’asyir, Gedung Cendekia UMJ, Selasa (13/1/2026).

Sidang ini dibuka secara resmi oleh Ketua Senat UMJ, Prof Azhari Azis Samudra. Dengan pengukuhan ini, jumlah Guru Besar UMJ kini mencapai 32 orang, sebuah capaian strategis yang mencerminkan konsistensi UMJ dalam membangun ekosistem akademik unggul, produktif, dan berdampak.

Penambahan Guru Besar ini sekaligus memperkuat posisi UMJ sebagai perguruan tinggi yang berorientasi pada pengembangan ilmu pengetahuan, kepakaran, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Rektor Universitas Muhammadiyah Jakarta, Prof Ma'mun Murod menegaskan bahwa pengukuhan Guru Besar merupakan bagian dari strategi institusional UMJ dalam meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi.

Menurutnya, capaian ini menjadi bukti nyata komitmen UMJ dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berdampak luas bagi masyarakat dan bangsa.

"Guru Besar adalah simbol kematangan keilmuan dan kepakaran. Kehadiran mereka diharapkan mampu memperkuat peran UMJ dalam menghasilkan gagasan, riset, dan rekomendasi kebijakan yang solutif serta relevan dengan kebutuhan zaman," ujar Prof Ma'mun.

Empat Guru Besar yang dikukuhkan berasal dari berbagai rumpun keilmuan, menegaskan kekuatan multidisipliner UMJ dalam menjawab tantangan pembangunan bangsa. Masing-masing Guru Besar menyampaikan orasi ilmiah sebagai refleksi kontribusi keilmuan dan arah pengembangan ilmu yang berdampak.

Adapun Guru Besar yang dikukuhkan beserta bidang orasi ilmiahnya adalah Prof Ir Anwar Ilmar Ramadhan, PhD, IPM, dalam bidang Perpindahan Kalor dan Termodinamika; Prof Dr Muhammad Hadi, SKM, MKep, dalam bidang Manajemen Keperawatan; Prof Dr Drs Sopa, MAg, dalam bidang Hukum Islam; serta Prof Drs Sri Yunanto, MSi, PhD, dalam bidang Politik dan Humaniora.

Melalui pengukuhan ini, UMJ terus memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan ilmu pengetahuan dan kepakaran yang berorientasi pada kemaslahatan umat, sejalan dengan visi UMJ sebagai universitas yang unggul, Islami, dan berdampak di tingkat nasional maupun global.

Pengukuhan ini turut dihadiri Penasihat Khusus Presiden RI Bidang Politik dan Keamanan, Wiranto, serta sejumlah tokoh dan pimpinan lembaga, di antaranya pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Wakil Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, serta para rektor dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sejumlah Guru Besar tamu dari berbagai universitas juga tampak hadir dalam sidang terbuka ini.

Read Entire Article
Politics | | | |