REPUBLIKA.CO.ID, CIREBON – Sebuah video menampilkan orang berpesta di tempat hiburan malam di Kabupaten Cirebon, viral di media sosial. Video itu heboh di publik lantaran pasangan sesama jenis atau LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender) terekam berciuman secara terang-terangan.
Bupati Cirebon, Imron pun langsung menginstruksikan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon untuk menelusuri lebih jauh terkait video tersebut. "Kedua instansi itu saya minta saling berkoordinasi untuk memanggil pengelola tempat hiburan malam yang diduga terkait guna dimintai klarifikasi," ujarnya, kemarin.
Pemerintah Kabupaten Cirebon pun memastikan hasil penelusuran dan klarifikasi itu akan disampaikan ke publik setelah proses pemeriksaan selesai dilakukan. Imron menegaskan, aktivitas usaha hiburan memang diperbolehkan. Namun, harus mengikuti ketentuan hukum dan norma sosial yang berlaku di Kabupaten Cirebon.
“Setiap investasi di Kabupaten Cirebon kami dukung. Tetapi harus sesuai aturan. Ada norma dan ketentuan yang wajib dipatuhi,” ujar dia.
Seperti diketahui, video berdurasi 35 detik itu menampilkan aktivitas di sebuah tempat hiburan malam. Dengan cahaya lampu yang bersorot dan berkedip di tengah suasana yang temaram, terdengar suara musik yang mengiringi kerumunan orang yang bersorak sorai sambil berjoget.
Di tengah kerumunan itu, terlihat ada dua pria muda yang berciuman layaknya pasangan kekasih. Video tersebut langsung mengundang kecaman luas di tengah masyarakat.
Menanggapi video itu, jajaran Satreskrim Polres Cirebon Kota bergerak cepat dengan mengamankan dua pria tersebut. Keduanya berinisial I (25) dan Y (26), warga Cirebon. Kapolres Cirebon Kota, AKBP Eko Iskandar mengatakan, pihaknya mengamankan kedua pria itu setelah melihat rekaman video yang viral tersebut.
“Kita sudah melihat memang ada video viral yang melanggar kesusilaan yang dilakukan dua orang sesama jenis di wilayah hukum Cirebon Kota,” ujar Eko.
Ia mengungkapkan, langkah cepat yang dilakukan jajarannya itu juga merupakan respons atas keresahan masyarakat. Kedua pria itu dilakukan pemeriksaan intensif dan kasusnya terus didalami.
“Kedua orang itu sudah kita amankan. Ini juga menjawab keresahan masyarakat karena ini sangat meresahkan sekali bagi masyarakat, khususnya masyarakat Cirebon,” kata Eko.

2 hours ago
3














































