Alissa Wahid Minta Petugas Haji Layani Jamaah Lansia Sebaik-baiknya

2 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA --  Direktur Nasional Jaringan Gusdurian, Alissa Wahid, meminta para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) melayani jamaah lanjut usia (lansia) dengan sebaik-baiknya. Ia berharap tidak ada penurunan standar PPIH pada penyelenggaraan haji tahun 2026 ini.

"Petugas haji Indonesia adalah yang paling menonjol tiap tahunnya. Jangan sampai standar tahun ini ada di bawah benchmark yang telah dibangun sebelumnya," ujar Alissa dalam kelas besar bertajuk Haji Ramah Lansia dan Perempuan pada pendidikan dan pelatihan (diklat) Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Selasa (20/1/2026). 

Alissa mengungkapkan, terdapat dinamika tantangan jamaah lansia seperti belum pernah naik pesawat dan gap teknologi informasi. Sedangkan dinamika tantangan jamaah perempuan di antaranya adalah siklus reproduksi, kebutuhan perlangkapan, kebutuhan pendampingan ibadah dan fisik, serta layanan yg belum sepenuhnya ramah perempuan.

Perempuan yang pernah menjadi Amirul Hajj perempuan pertama pada 2023-2024 tersebut mengatakan bahwa lansia juga memilki kapasitas fisik yang menurun seperti penurunan fungsi pendengaran, penglihatan, pernafasan, tenaga yang menurun, serta penyakit kronis seperti sakit punggung, rematik, asam urat, dan penyakit gariatrik.

Lansia, kata dia, juga memiliki kapasitas mental yang telah menurun seperti pemahaman berkurang, pelupa (dementia), mudah tertekan yang mengakibatkan marah atau depresi, dan kesulitan beradaptasi dengan penurunan fungsi diri.

"Segala tantangan tersebut melengkapi tantangan yang nanti akan ditemui di Arab Saudi seperti pertama kali ke luar negeri, pertama kali naik pesawat, pertama kali bertemu bahasa asing, pertama kali berada di lingkungan asing, serta pertama kali bersama banyak orang yang tidak dikenal baik," katanya.

Putri sulung Presiden ke-4 RI, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur tersebut pun memberikan tips melayani jamaah lansia. Beberapa di antaranya adalah melayani dengan suka cita, awas, sabar, proaktif, dan kalem.

Alissa pun mendorong para petugas haji selalu mengenakan seragam PPIH selama di Arab Saudi. Hal tersebut dikarenakan seragam tersebut adalah sumber rasa aman bagi para jamaah. 

"Ketika jamaah melihat ada petugas dia akan merasa sangat aman. Ketika merasa aman, mereka tidak akan panik dan tidak merasa melakukan semuanya sendiri," katanya.

Terakhir, Alissa mengingatkan bahwa perjalanan haji adalah impian sebagian besar masyarakat Muslim di Indonesia. "Masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang sangat religius. Oleh karena itu, berikanlah pengalaman terbaik bagi jamaah lansia karena barangkali ini adalah perjalanan terakhir mereka," ujar Alissa.

Read Entire Article
Politics | | | |