Penghulu melakukan verifikasi berkas nikah untuk memastikan keabsahan data calon pengantin. Angka pernikahan di Indonesia merosot tajam dari 2.110.776 pada 2014 menjadi hanya 1.478.302 pada 2024. (ilustrasi)
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Dulu, menikah pada usia 20-an dianggap sebagai "pencapaian hidup" yang lumrah. Namun kini, pemandangan itu kian langka.
Data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS) mengonfirmasi pergeseran besar ini. Angka pernikahan di Indonesia merosot tajam dari 2.110.776 pada 2014 menjadi hanya 1.478.302 pada 2024. Penurunan sekitar 600 ribu pernikahan dalam satu dekade ini dinilai bukan sekadar angka statistik, melainkan sinyal adanya perubahan mendalam dalam struktur sosial kita.
Sosiolog Dr Nadia Yovani, M.Si., menilai fenomena ini sebagai dampak dari persilangan antara tekanan ekonomi dan pergeseran cara berpikir generasi muda. Menurutnya, keputusan untuk melangkah ke pelaminan bukan lagi sekadar mengikuti tradisi atau tuntutan sosial, melainkan sebuah hitung-hitungan rasional yang matang.
"Yang perlu dicermati bukan sekadar naik-turun tahunan, karena sebelum pandemi memang sempat fluktuatif. Tapi setelah 2020, tren penurunan itu tidak pernah naik lagi. Ini yang perlu diperhatikan," kata Nadia dari Jakarta pada Kamis (22/1/2026).
Sosiolog dari Universitas Indonesia itu mengatakan, angka pernikahan konsisten menurun sejak pandemi Covid-19. Menurut dia, tren penurunan angka pernikahan utamanya berkaitan dengan faktor ekonomi.
Dalam perspektif sosiologi, ia menjelaskan, keluarga dan pernikahan merupakan institusi ekonomi terkecil dalam masyarakat. Kalau kondisi ekonomi berubah, maka keputusan untuk menikah juga akan ikut bergeser.
Menurut Nadia, peningkatan akses perempuan ke dunia kerja telah menimbulkan perubahan relasi ekonomi dalam keluarga. "Baik laki-laki maupun perempuan sekarang sama-sama bisa berdaya secara ekonomi. Kalau secara individual sudah mampu bertahan, maka pertanyaan rasionalnya adalah, apa urgensinya masuk ke institusi pernikahan?," katanya.
sumber : Antara

2 hours ago
3














































