Asap Karhutla Jambi, Riau, dan Sumsel Kepung Sejumlah Daerah di Perbatasan Sumbar

4 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, PADANG, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Barat (Sumbar) mengonfirmasi bahwa sejumlah wilayah di perbatasan provinsi tengah diselimuti kabut asap kiriman dari provinsi tetangga. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumbar, Tasliatul Fuaddi, menyatakan fenomena ini terjadi pada Senin dan berdampak pada penurunan jarak pandang serta kualitas udara.

"Sejumlah kabupaten atau kota di Sumbar berkabut karena mendapat kiriman asap dari provinsi tetangga," ujar Tasliatul Fuaddi di Padang. Ia merinci daerah-daerah yang terdampak meliputi Kabupaten Pesisir Selatan, Dharmasraya, Sijunjung, Lima Puluh Kota, serta sebagian wilayah Tanah Datar dan Solok.

Akibat kiriman asap ini, jarak pandang di daerah-daerah tersebut mengalami penurunan signifikan dibandingkan hari normal. Meskipun demikian, berdasarkan data Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) per 23 Agustus, kualitas udara di wilayah tersebut masih berada dalam kategori baik hingga sedang.

Imbauan Penggunaan Masker

Meskipun status ISPU belum menunjukkan level berbahaya, Pemprov Sumbar tetap mengimbau masyarakat untuk waspada. Tasliatul Fuaddi meminta warga untuk mengenakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan demi menjaga kesehatan pernapasan. "Kenakan masker dan kurangi aktivitas luar ruangan demi menjaga kesehatan, kita menunggu upaya pemadaman yang tengah dilakukan oleh tim gabungan pemerintah sampai saat ini," katanya.

Pemprov Sumbar memastikan bahwa asap yang menyelimuti wilayah tersebut bukan berasal dari titik api di dalam provinsi, melainkan kiriman dari Jambi, Riau, dan Sumatera Selatan. Klaim ini diperkuat dengan data penurunan drastis jumlah titik api di Sumbar.

Perbandingan Data Titik Api

Berdasarkan data yang dihimpun, pada periode 1-13 Agustus 2026 tercatat ada 232 titik api di Sumbar. Jumlah tersebut menurun lebih dari lima puluh persen pada periode 14-23 Agustus 2026, yakni menjadi hanya 103 titik api. "Titik api di wilayah Sumbar mengalami penurunan, namun kabut asap masih terjadi di daerah-daerah yang berbatasan dengan provinsi tetangga," jelas Tasliatul Fuaddi.

Sementara itu, data dari Sipongi Gakkum Kehutanan pada periode yang sama menunjukkan kondisi sebaliknya di provinsi tetangga. Sumatera Selatan menjadi penyumbang titik api terbanyak dengan 4.975 titik, disusul Riau dengan 1.433 titik, dan Jambi sebanyak 1.281 titik. Adapun Provinsi Bengkulu dan Sumatera Utara terpantau lebih rendah, masing-masing pada angka 154 titik dan 214 titik.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |