Bangun Ekonomi Warga, UPZDK Permatabank Syariah dan Dompet Dhuafa Sukses Panen Raya Seledri

2 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, SERANG – Unit Pengumpul Zakat dan Dana Kebajikan (UPZDK) Permatabank Syariah bersama Dompet Dhuafa berkolaborasi mendorong kemandirian ekonomi masyarakat. Keduanya menyalurkan dukungan permodalan yang dikelola oleh para penerima manfaat, disertai intervensi program berupa pembangunan green house seledri seluas 500 m² dalam Program Seledri Hidroponik.

Program Seledri Hidroponik ini diinisiasi pada awal tahun 2024. Tidak hanya membuka peluang bagi penerima manfaat untuk mengelola unit usaha produktif, program ini juga berfokus pada pengembangan seledri berkualitas unggul. Dengan pendekatan tersebut, program diharapkan mampu memberikan dampak yang kuat dan berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan para mustahik beserta keluarganya.

Pada Selasa (21/1/2026), dilakukan panen raya seledri. Etika Setiawanti selaku Direktur Resource Mobilization mengatakan program DD Farm Dompet Dhuafa Banten ini merupakan kolaborasi dengan begitu banyak donatur, salah satunya adalah UPZDK Permata Syariah.

"Harapannya program ini bisa memberikan dampak positif terutama ekonomi masyarakat sekitar. Tantangan inovasi program menjadi peluang agar Dompet Dhuafa senantiasa mencari solusi terbaik dalam pemberdayaan yang digulirkan. Kini, hasil pertanian seledri ini sudah bisa mensuplai beberapa retail secara rutin untuk di kawasan Serang, Banten dan sekitarnya," kata Etika.

Habibullah, Ketua UPZDK Permatabank Syariah mengatakan kerja sama dengan luas sekitar 500 m² (persegi) ini bersumber dari Dana Kebajikan Permata Syariah. "Harapan kami, program ini bisa terus bermanfaat jangka panjang tidak hanya sekali saja, sehingga bisa melahirkan petani-petani yang berdaya di masa yang akan datang. Dan juga semoga berdampak seperti bola salju, peningkatan jumlah penerima manfaat yang cukup signifikan,” kata Habibullah.

Pimpinan Cabang DD Banten, Mokhlas mengatakan sejak berdirinya DD Farm Banten ini, Dompet Dhuafa fokus pada pemberdayaan masyarakat untuk membantu mereka mandiri secara ekonomi. Namun ada banyak tantangan. Salah satunya adalah pasar yang akan menyerap hasil produksinya.

Di tahap awal, kata dia, green house dikembangkan dengan sayuran seledri. Nantinya juga akan dikembangkan sayuran lain sehingga varietasnya lebih beragam, seperti kangkung, bayam, selada, dan berharap bisa menjadikan kawasan yang swasembada pangan.

"Green House ini juga memiliki fungsi edukasi, sebagai tempat untuk mendalami pertanian berbasis hidroponik. Hasil dari pertanian seledri ini selain dirasakan langsung oleh para penerima manfaat, Dompet Dhuafa Banten bisa memberikan bantuan beasiswa bagi anak-anak Dhuafa yang berprestasi secara akademik," kata Mokhlas.

Read Entire Article
Politics | | | |