Banjir Demak, Jumlah Pengungsi Bertambah Menjadi 2.839 Jiwa

6 hours ago 3

loading...

Petugas BPBD Kabupaten Demak membantu evakuasi warga dari banjir yang melanda wilayah Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Sabtu (4/4/2026). FOTO: BPBD Kabupaten Demak

DEMAK - Jumlah warga terdampak banjir di Kabupaten Demak, Provinsi Jawa Tengah, terus bertambah. Hingga Sabtu (4/4/2026) pukul 09.00 WIB, tercatat sebanyak 2.839 jiwa mengungsi di sejumlah titik akibat banjir yang dipicu oleh tingginya intensitas hujan dan meluapnya Sungai Tuntang, yang juga menyebabkan beberapa tanggul jebol di wilayah terdampak.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari mengatakan dari hasil pendataan sementara, lokasi pengungsian ini berada di Masjid Babu Rohim Dukuh Solondoko sebanyak 200 jiwa, Masjid Rodhotul Janah Dukuh Solowere ada 500 jiwa, berikutnya Kantor Kecamatan Guntur sebanyak 119 jiwa, Tanggul Gobang ada 400 jiwa, serta sejumlah balai desa, musala, madrasah, dan rumah warga lainnya yang sampai hari ini masih dalam pendataan lanjutan.

"Beberapa pengungsi dilaporkan dalam kondisi sakit dan saat ini telah mendapatkan penanganan lebih lanjut dari dinas kesehatan setempat," ungkap Aam sapaan Abdul Muhari dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/4/2026).

Banjir Demak, Jumlah Pengungsi Bertambah Menjadi 2.839 Jiwa

Baca juga: Banjir Terjang Demak, 583 Warga Mengungsi dan 1 Orang Hilang

Aam mengatakan dari perkembangan kaji cepat di lapangan menunjukkan banjir berdampak pada 8 desa di 4 kecamatan, yakni Kecamatan Guntur, Karangtengah, Wonosalam, dan Kebonagung. Tanggul jebol terjadi di Kecamatan Guntur, tepatnya di Desa Trimulyo pada dua titik di Dukuh Solondoko sepanjang kurang lebih 30 meter dan Dukuh Solowere sepanjang sekitar 10 meter, serta di Desa Sidoharjo sepanjang kurang lebih 15 meter.

Read Entire Article
Politics | | | |