Cegah Penularan Virus, PPIH Pantau Kesehatan Jamaah Haji Aceh

5 hours ago 8

Wali Kota Banda Aceh Illiza Saaduddin Djamal (kedua kanan) menyaksikan petugas memeriksa kesehatan jamaah calon haji saat masuk asrama di Banda Aceh, Aceh, Selasa (5/5/2026). Sebanyak 393 jamaah calon haji bersama pendamping kloter pertama dari Kota Banda Aceh dan kabupaten Aceh Besar yang merupakan bagian dari 5.426 jamaah calon haji Embarkasi Aceh mulai memasuki asrama dan dijadwalkan berangkat ke Madinah pada Rabu (6/5) melalui Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda.

REPUBLIKA.CO.ID,BANDA ACEH —  Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Aceh Bidang Kesehatan telah menyiapkan langkah antisipasi penyakit menular atau virus dari kepulangan jamaah haji Aceh, monitoring dilakukan hingga dua pekan jamaah kembali ke daerah masing-masing.

"Nanti para jamaah haji dilakukan beberapa pengambilan sampel dan sebagainya. Tentu seperti SOP yang kita lakukan, saya kira itu untuk penanganan penyakit," kata Kepala Balai Kekarantinaan Kesehatan (BKK) Kelas 1 Banda Aceh, Ali Isha Wardana, di Banda Aceh, Senin(15/6/2026).

Ia menyampaikan, saat jamaah haji Aceh kembali dari Arab Saudi, mereka bakal melihat penyakit endemis, serta berfokus pada penyakit menular atau virus seperti Covid, Hantavirus dan lainnya.

Untuk hal ini, kata Ali, tim kesehatan PPIH Embarkasi Aceh bakal mengecek suhu jamaah terlebih dahulu saat mereka tiba (tidak melebihi 38°c), kemudian menyiapkan langkah penanganan jika terdapat suspek penyakit menular tersebut."Jadi indikator pertama adalah suhu, kegiatan ini untuk mencari beberapa penyakit tadi,"kata dia.

PPIH juga sudah bekerjasama dengan Balai Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas) Banda Aceh. Jika terdapat gejala, sampel mereka bakal diambil untuk diperiksa lebih lanjut."Ketika ada gejala dan sebagainya nanti kita ambil sampel. Dan kita sudah siapkan spesimen-spesimen untuk Hantavirus, Covid dan sebagainya,"kata dia.

sumber : Antara

Read Entire Article
Politics | | | |