Cerita Keluarga Ikut dalam Pencarian Jenazah Deden Maulana, Korban Pesawat ATR yang Jatuh

2 hours ago 3

Upacara persemayaman dan pemberangkatan jenazah pegawai Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Deden Maulana di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Kamis (22/1/2025).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Suasana duka menyelimuti prosesi penghormatan terakhir anumerta Deden Maulana di Politeknik Ahli Usaha Perikanan (AUP), Jakarta, Kamis (22/1/2025). Tangis keluarga pecah saat pembacaan riwayat hidup almarhum dan sambutan dari perwakilan keluarga yang disampaikan Asep Hilman Rosadi.

Dalam sambutannya, Asep menyampaikan duka mendalam atas kepergian kakaknya. Namun di tengah kesedihan, keluarga merasakan kehadiran dan dukungan luar biasa dari keluarga besar Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) serta para relawan yang terlibat dalam proses pencarian dan evakuasi.

“Kami memang kehilangan satu kakak kami tercinta. Tapi dari peristiwa ini, Allah memberikan kami keluarga yang besar, keluarga Kementerian Kelautan dan Perikanan, juga para relawan yang terus mencari para survivor di lokasi,” kata Asep dengan suara bergetar.

Pantauan Republika, tangis sang istri almarhum Vera sempat pecah di beberapa momen salah satunya saat sambutan tersebut. Pihak keluarga lainnya pun mencoba menenangkan dengan memeluk dan mengelus pundaknya.

Asep mengungkapkan sejak awal kejadian, keluarga almarhum terus didampingi oleh jajaran KKP. Bahkan menteri kelautan dan perikanan, wakil menteri, para direktur jenderal hingga direktur teknis disebut hadir di rumah duka.

“Bapak menteri hadir, bapak wakil menteri hadir, para dirjen dan pak direktur standby di rumah duka kami. Karena itu kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” katanya.

Asep juga menceritakan pengalaman keluarga yang difasilitasi KKP untuk berangkat ke Makassar guna mengikuti proses pencarian dan evakuasi. Ia mengaku secara mandiri mendatangi pos pencarian dengan perjalanan darat dan motor yang cukup panjang.

“Saya melihat langsung bagaimana perjuangan luar biasa jajaran KKP, Basarnas, TNI, dan para relawan dalam upaya menemukan kakak kami dan rekan-rekannya,” ujarnya.

Read Entire Article
Politics | | | |