REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — DPP Perbasi bertekad membantu memulihkan semangat masyarakat yang terdampak banjir bandang di Aceh Tamiang dan sejumlah wilayah Sumatera. Komitmen itu ditunjukkan melalui kunjungan Sekretaris Jenderal DPP Perbasi Nirmala Dewi bersama Wakil Ketua Umum Zona Sumatera DPP Perbasi Ronny Yenes ke Aceh pada awal pekan ini.
Dalam kunjungan tersebut, Nirmala Dewi bertemu dengan pengurus Perbasi tingkat provinsi, kota, dan kabupaten. Meski tidak seluruh pengurus dapat hadir akibat keterbatasan akses pascabanjir, pertemuan tetap berlangsung dan dinilai memiliki makna penting.
Nirmala menegaskan, kunjungan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi langsung dari daerah. Berbagai harapan dan masukan terkait upaya mengembalikan keceriaan masyarakat melalui bola basket didengarkan secara menyeluruh.
“Selama di Aceh, kami bertemu semua DPC Kab/Kota yang dapat hadir, meskipun ada beberapa DPC yang belum bisa hadir karena daerahnya masih sulit keluar akibat akses,” ujar Nirmala.
“Kami melakukan komunikasi intensif, bicara dengan semua pengurus daerah, Kabupaten dan kota, mendengarkan semua kendala-kendala di lapangan yang dapat dicarikan solusi bersama,” lanjutnya.
Nirmala menyampaikan, DPP Perbasi telah menyiapkan sejumlah program untuk membantu daerah terdampak agar dapat kembali menemukan keceriaan melalui olahraga bola basket. Program tersebut dibagi ke dalam dua pendekatan utama.
“Kami pisahkan menjadi dua, untuk daerah yang terdampak langsung atau yang tidak terdampak. Yang terdampak langsung, fokus kami mendukung kebutuhan dasar mereka dahulu. Kepada daerah yang tidak terdampak secara langsung, kami jaga semangatnya dalam menjalankan pembinaan basket di daerahnya dengan segala keterbatasan yang ada,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sejak awal, DPP Perbasi telah bergerak membantu korban banjir di Aceh Tamiang dan sekitarnya, baik melalui organisasi maupun secara pribadi oleh Ketua Umum DPP Perbasi Budisatrio Djiwandono.Namun, kata dia, saat ini bantuan dapat berupa kebutuhan di lapangan, seperti pakaian dan sepatu anak-anak.
"Tentu bagi daerah yang masih dapat berjalan baik, kita teruskan edukasi untuk SDM dan pembinaan bagi anak-anak,” kata Nirmala.
DPP Perbasi berharap, melalui berbagai langkah tersebut, masyarakat perlahan dapat kembali tersenyum dan bangkit dari trauma akibat banjir bandang. Upaya pemulihan juga dilakukan dengan menjalin komunikasi yang baik bersama para pemangku kebijakan di daerah.
“Secara perlahan kita mulai dari infrastruktur dahulu. Kita sudah bicara dengan perwakilan kepala daerah setempat untuk meminta fasilitas khusus basket, nanti kekurangannya kita sama-sama bantu,” ujarnya.
“Kita tahu bahwa bola basket bukan kebutuhan mendasar, tetapi kami ingin anak-anak dapat kembali ceria, tidak trauma dengan situasi dan kembali sehat dan bergembira bersama bola basket,” ujar Nirmala.

2 hours ago
3















































