Petugas berjalan di kompleks tenda jamaah calon haji Indonesia jelang Wukuf di Arafah, Makkah, Arab Saudi, Senin (26/5/2025). Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memeriksa persiapan fasilitas untuk wukuf di Arafah dan mabit di Mina yang dilakukan syarikah guna memberikan kenyamanan bagi jamaah calon haji Indonesia.
REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA -- Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Al Amoudi mengaku belum dapat memastikan kemungkinan pembangunan fasilitas bertingkat di kawasan Mina sebagai solusi atas keterbatasan kapasitas jamaah haji. Hal ini disampaikan Faisal saat menghadiri acara "Hajj Appreciation 2026" yang digelar Saudi Airlines di Jakarta, Kamis (9/7/2026) malam.
Menurut Faisal, wacana tersebut bukan berada dalam kewenangannya untuk dijelaskan karena menyangkut aspek fikih yang memerlukan fatwa khusus.
"Jadi terkait pertanyaan tersebut, saya bukan ahlinya, karena ini membutuhkan fatwa khusus secara fikih dan saya tidak bisa menjawab hal tersebut," ujar Faisal saat menjawab pertanyaan Republika mengenai kemungkinan pembangunan dua lantai di kawasan Mina.
Pernyataan Dubes Saudi itu muncul di tengah munculnya wacana dari pemerintah Indonesia untuk mengusulkan penggunaan tenda bertingkat di Mina sebagai salah satu solusi mengatasi keterbatasan kapasitas saat penyelenggaraan ibadah haji.
Sebelumnya, Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf atau Gus Irfan mengungkapkan, kawasan Mina memiliki keterbatasan lahan yang tidak berubah dari tahun ke tahun. Sementara itu, jumlah jamaah haji terus meningkat sehingga pemerintah perlu mencari berbagai alternatif untuk meningkatkan kualitas pelayanan.
"Mina memang kita tahu bahwa Mina ini tempatnya memang dari dulu segitu-segitu saja kalau bahasa mudahnya, tapi tiap tahun jamaahnya semakin bertambah," kata Gus Irfan usai membuka Rapat Kerja Nasional Evaluasi Penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H/2026 di Jakarta, Sabtu (4/7/2026).
Karena itu, Kementerian Haji dan Umrah RI tengah mengkaji kemungkinan mengusulkan penggunaan tenda bertingkat di Mina guna menambah daya tampung jamaah.
Kendati demikian, Gus Irfan menegaskan bahwa realisasi usulan tersebut sepenuhnya bergantung pada persetujuan Pemerintah Arab Saudi.
"Sehingga kita kemarin sempat berpikiran, mungkin nggak tenda-tenda itu dijadikan tenda yang bertingkat? Misalkan untuk menambah kapasitas, tapi itu juga tergantung dari komunikasi kita dengan pihak Saudi nantinya,"kata dia.

11 hours ago
7















































