loading...
AS akan menjual minyak Venezuela tanpa batas waktu dan uang hasil penjualannya akan masuk rekening pemerintah AS. Foto/via Investor Place
WASHINGTON - Menteri Energi Amerika Serikat (AS) Chris Wright mengatakan Washington bermaksud untuk menjual minyak Venezuela tanpa batas waktu. Menurutnya, pendapatan dari penjualan minyak itu akan masuk rekening yang dikendalikan Amerika.
Sabtu pekan lalu, pasukan Amerika melakukan serangan di Ibu Kota Venezuela, Caracas, menculik Presiden Nicolas Maduro dan istrinya; Cilia Flores, serta menewaskan puluhan orang. Presiden AS Donald Trump kemudian menuntut akses penuh terhadap minyak negara Amerika Selatan tersebut dan mengatakan bahwa Washington akan mengelola Venezuela hingga terjadi transisi kekuasaan yang tepat di sana.
Baca Juga: Trump: Venezuela Hanya Akan Beli Produk AS Sesuai Kesepakatan Minyak Baru
Berbicara di Konferensi Energi, Teknologi Bersih dan Utilitas Goldman Sachs pada hari Rabu, Wright mengatakan, "Washington akan memasarkan minyak mentah yang keluar dari Venezuela, pertama-tama minyak yang tersimpan ini, dan kemudian tanpa batas waktu, ke depannya, kami akan menjual produksi yang keluar dari Venezuela ke pasar."
Lihat Video: Fakta Menarik Tentang Venezuela yang Buat Amerika Kepincut
Menteri tersebut menambahkan, "Hasilnya akan disetorkan ke rekening yang dikendalikan oleh pemerintah AS. Uang tersebut kemudian akan digunakan untuk memberi manfaat bagi rakyat Venezuela."
"Sumber dayanya sangat besar," pungkas Wright, seperti dikutip dari Russia Today, Jumat (9/1/2026).
Pada hari Rabu, Departemen Energi AS juga menerbitkan "lembar fakta", yang mengeklaim bahwa pemerintah AS telah mulai memasarkan minyak mentah Venezuela di pasar global untuk kepentingan Amerika Serikat, Venezuela, dan sekutu Washington. Otoritas AS mengatakan mereka memperkirakan penjualan sekitar 30-50 juta barel.















































