Harapkan SDM Sektor Pendidikan Islam Diperkuat, BNSP Apresiasi Kehadiran LSP MPI

3 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Untuk menguatkan SDM pada sektor pendidikan Islam di Kementerian Agama, Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) mengapresiasi lahirnya LSP Manajemen Pendidikan Islam (MPI) yang akan melakukan sertifikasi dan uji kompetensi kepada para Kepala Madrasah baik pada level Madrasah Ibtidaiyyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTS), Madrasah Aliah (MA) hingga Perguruan Tinggi Agama Islam.

Diharapkan dengan adanya LSP ini, kualitas pendidikan Islam di masa yang akan datang akan jauh lebih baik, lebih produktif, dan lebih menjamin kualitas dan mutunya.

"Alhamdulillah dengan adanya LSP MPI ini, kami berharap penguatan SDM pada tata kelola Madrasah, khususnya para pemimpin Madrasah dari tingkat MI hingga Perguruan Tinggi, bisa menjadi lebih baik. Dengan SDM yang lebih kompeten, lebih profesional, diharapkan kualitas layanan pada pendidikan Islam, khususnya pada sekolah-sekolah Madrasah, lebih mendapatkan kepercayaan masyarakat, dan lebih bisa melahirkan siswa-siswa yang berkualitas, kompeten, dan profesional," kata Komisoner BNSP, Muhammad Nur Hayid, Selasa (25/8/2026).

Gus Hayid berharap LSP MPI menjaga komitmen profesionalisme dalam melaksanakan uji kompetensi dan sertifikasi. Direktur hingga personel LSP serta jajaran Dewan Pengarah harus betul-betul mengawasi para asesor yang dimiliki oleh LSP MPI untuk menjaga kode etik dan melaksanakan tugas secara profesional sesuai dengan SOP yang telah dilakukan dan sesuai dengan kualitas penjaminan mutu yang telah dibuat.

"Dengan disiplin mengawal proses sertifikasi dan uji kompetensi sesuai dengan SOP dan penjaminan mutu, kami berharap setiap orang yang mendapatkan sertifikasi kompetensi, Kepala Madrasah dari MI hingga perguruan tinggi betul-betul bisa menjaga Amanah profesionalismenya dan bisa berdampak pada perbaikan tata kelola dan layanan di dunia kepedidikan Islam, khususnya di Madrasah," ucap Gus Hayid.

"Saya berharap Ketua Dewan Pengarah dan jajaran Dewan Pengarah, Direktur LSP dan jajaran Presonir LSP betul-betul menjaga profesionalisme dalam kerja dan mengawal kode etik dengan sungguh-sungguh," kata Gus Hayid.

Gus Hayid sangat mengapresiasi upaya penguatan SDM di Kementerian Agama melalui pendidikan Islam dan berharap pengembangan-pengembangan pengakuan kompetensi dibawah Kementerian Agama terus bisa diupayakan melalui sertifikasi dan uji kompetensi.

"Sebagaimana MOU yang sudah kami tandatangani antara BNSP dan Kementerian Agama, kami berharap Pak Menteri Agama melalui Dirjen Pendis Prof. Amin Suyitno untuk terus mengawal dan mengembangkan komitmen layanan sertifikasi pada semua profesi di bawah Kementerian Agama. Hal ini penting agar profesi-profesi profesional di Kementerian Agama tidak kalah dengan profesi-profesi profesional di luar Kementerian Agama yang sudah mendapatkan pengakuan atau rekognisi dari negara melalui sertifikasi di BNSP," tutupnya.

Penguatan Kompetensi Pendidikan Islam

Lembaga Sertifikasi Profesi Manajemen Pendidikan Islam (LSP MPI) berhasil melaksanakan proses witness oleh Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai bagian penting dalam proses menuju lisensi penyelenggara sertifikasi kompetensi profesi di bidang manajemen pendidikan Islam. Pelaksanaan witness (Penyaksian uji) LSP (Lembaga Sertiufikasi Profesi) Manajemen Pendidikan Islam dilaksanakan Sabtu (22/8).

Pelaksanaan witness menjadi momentum strategis bagi LSP MPI dalam menunjukkan kesiapan kelembagaan, kompetensi asesor, perangkat asesmen, serta tata kelola pelaksanaan sertifikasi sesuai dengan ketentuan dan standar yang ditetapkan BNSP. Proses ini sekaligus menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa LSP MPI memiliki kapasitas untuk melaksanakan sertifikasi kompetensi secara profesional, objektif, transparan, dan akuntabel.

Direktur LSP MPI, Prof Badrudin, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya proses witness BNSP dengan lancar.

"Kami bersyukur bahwa proses witness LSP Manajemen Pendidikan Islam dapat terlaksana dengan lancar. Bagi kami, ini bukan sekadar tahapan administratif menuju lisensi, tetapi merupakan proses pembuktian bahwa LSP MPI memiliki komitmen untuk menghadirkan sertifikasi kompetensi yang kredibel, profesional, objektif, dan berorientasi pada mutu," ujarnya.

Menurut Prof Badrudin, kehadiran LSP MPI diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan profesionalisme manajemen pendidikan Islam di Indonesia.

"Kami ingin LSP MPI bukan hanya hadir sebagai lembaga sertifikasi, tetapi menjadi bagian dari gerakan nasional membangun profesionalisme manajemen pendidikan Islam," katanya.

Read Entire Article
Politics | | | |