REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Industri klinik kecantikan nasional kian bergerak ke arah layanan berbasis teknologi premium dan standar keselamatan yang lebih ketat, seiring meningkatnya kesadaran konsumen terhadap risiko prosedur estetika.
Dalam konteks tersebut, Immoderma Aesthetic and Wellness Clinic mencatatkan pengakuan industri dengan meraih dua penghargaan dalam ajang WJP Medical Award 2026.
Immoderma memperoleh Top Buyer Loyal dan Loyal Partnership Award pada ajang yang digelar di BlackOwl, Gading Serpong, 8 Januari 2026.
Penghargaan ini diberikan atas konsistensi klinik dalam investasi perangkat medis estetika bersertifikasi serta kemitraan jangka panjang dengan distributor teknologi estetika, WJP Medical.
Dokter Kecantikan Immoderma, dr. Sekar Putri Ariviana, mengatakan tren industri saat ini menunjukkan pergeseran signifikan dari sekadar popularitas treatment menuju aspek keamanan, presisi, dan hasil yang terukur.
“Minat masyarakat terhadap perawatan estetika terus meningkat, tetapi bersamaan dengan itu muncul tren safety-first. Klien kini jauh lebih kritis dan menilai klinik dari standar teknologi serta protokol yang diterapkan,” ujar Sekar dalam keterangan tertulis.
Menurut Sekar, diferensiasi layanan estetika berbasis teknologi premium tidak terletak pada merek atau jenis alat semata, melainkan pada sistem klinis yang menyertainya—mulai dari asesmen kondisi kulit, penentuan parameter tindakan, hingga pemantauan pasca-prosedur.
“Teknologi adalah bagian dari sistem, bukan alat yang berdiri sendiri. Yang menentukan hasil dan keamanan adalah indikasi yang tepat, kompetensi operator, serta kepatuhan pada protokol keselamatan,” jelasnya.
Sementara itu, WJP Medical menyebutkan WJP Medical Award 2026 mengusung tema World-Class Proven Technology dan menghadirkan praktisi serta pembicara internasional untuk membahas arah perkembangan teknologi estetika medis global. Forum ini juga menyoroti tren perawatan minim downtime, hasil yang lebih natural, serta pendekatan personalized treatment berbasis kondisi kulit individu.
Edukasi Konsumen Jadi Bagian Strategi
Sejalan dengan meningkatnya kehati-hatian konsumen, Immoderma juga memperkuat peran edukasi publik. Sekar menekankan tiga indikator utama yang perlu diperhatikan masyarakat sebelum memilih klinik estetika.
Pertama, memastikan adanya konsultasi dan asesmen menyeluruh sebelum tindakan dilakukan. Kedua, menanyakan kejelasan teknologi dan protokol keselamatan yang digunakan. Ketiga, memastikan ketersediaan aftercare dan rencana perawatan lanjutan yang terukur.
“Perawatan estetika idealnya tidak berhenti di ruang tindakan. Konsistensi hasil justru ditentukan oleh kesinambungan antara prosedur klinik dan perawatan rumahan yang tepat,” katanya.
Immoderma juga memperkuat program aftercare dan homecare regimen yang disesuaikan dengan kondisi kulit klien, terutama untuk kasus seperti jerawat dewasa, kulit sensitif, dan hiperpigmentasi.
Pendekatan ini dinilai relevan dengan arah industri kecantikan yang semakin menekankan hasil jangka panjang dan pengalaman perawatan yang berkelanjutan.
Sekar menambahkan, Immoderma Aesthetic and Wellness Clinic memposisikan diri sebagai klinik estetika dan wellness premium dengan fokus pada standar keamanan, protokol klinis, serta penggunaan teknologi bersertifikasi.
“Pendekatan personal dan keputusan treatment berbasis asesmen adalah fondasi utama kami, agar layanan estetika benar-benar memberikan manfaat optimal dan aman bagi klien,” tutupnya.

3 hours ago
6















































