Jejelogy Belum Pastikan Tampil di Reli Dakar 2027, tapi Ingin Capaian Lebih Baik Jika Ambil Bagian

1 hour ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembalap Indonesia Julian Johan menatap masa depan dengan penuh harapan usai menorehkan prestasi bersejarah di ajang reli paling bergengsi dunia, Reli Dakar 2026. Pembalap yang akrab disapa Jejelogy itu belum memastikan tampil pada Reli Dakar 2027, tapi mencanangkan target dan tantangan yang lebih besar jika sudah memutuskan ambil bagian.

Pada Reli Dakar 2026 yang digelar di Arab Saudi pada 3–17 Januari lalu, Jeje tampil impresif meski menjalani persiapan yang terbilang singkat. Mengendarai Toyota Land Cruiser 100 dan didampingi navigator Mathieu Monplaisir, ia sukses menuntaskan seluruh etape, menembus lima besar klasemen akhir Dakar Classic, serta menjadi pembalap Indonesia pertama yang menjuarai kelas Iconic Classic Club.

Persiapan menuju Dakar 2026 diakui Jejelogy berlangsung dalam waktu yang mepet. “Sepuluh bulan dari Maret 2025 mulai persiapan, dan itu paralel semua, cari sponsor, persiapan fisik, sampai kebutuhan lain. Mepet sih jatuhnya,” ujar Jeje dalam perbincangan dengan Republika di IIMS 2026, JIExpo Kemayoran, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia mengakui, dengan waktu yang terbatas, tekanan mental justru semakin terasa ketika hari perlombaan kian mendekat. “Makin dekat ke hari H itu makin deg-degan, bahkan jadi susah tidur karena excited,” katanya.

Meski demikian, pembuktian di Dakar 2026 menjadi modal penting untuk membuka peluang di masa depan. Jeje menyebut, selama ini keraguan dari pihak sponsor kerap muncul karena belum adanya bukti konkret pembalap Indonesia bisa menuntaskan Dakar.

“Alhamdulillah sudah terbukti ikut dan finis tahun ini, semestinya tahun depan kans mendapatkan dukungan lebih banyak itu lebih besar karena sudah ada portofolio,” ujarnya.

Soal peluang tampil kembali pada Reli Dakar 2027, Jejelogy memilih bersikap realistis. Ia menegaskan, partisipasi berikutnya tidak boleh sekadar mengulang pencapaian.

“Kalau ada kesempatan dan rezekinya, harus ada target baru, bukan sekadar pengulangan, tapi meningkatkan target atau mencoba kelas lain,” kata dia.

Menariknya, Jejelogy hingga kini masih mengenakan gelang peserta resmi Reli Dakar 2026. Sebab, gelang ini merupakan sebuah kebanggaan baginya.

"Mungkin dicopot pas Lebaran," kata dia diiringi tawa.

Untuk berlaga di Reli Dakar 2026, Jeje menyewa mobil dari bengkel di Prancis, sehingga strategi balap pun disesuaikan.

“Mobil disewa dari bengkel di Prancis. Kalau rusak fast moving tidak masalah, tapi kalau rusak berat seperti kaca pecah harus ganti. Untungnya tidak ada masalah,” ujar Jejelogy.

Read Entire Article
Politics | | | |