Para penumpang kereta api yang melakukan perjalanan arus balik di Stasiun Yogyakarta, Rabu (2/4/2025).
REPUBLIKA.CO.ID, YOGYAKARTA -- Padatnya penumpang Kereta Api yang melakukan perjalanan mudik di momen libur Lebaran 2025 membuat PT KAI Daop 6 Yogyakarta menjalankan satu kereta tambahan lagi untuk tujuan Yogyakarta (YK)-Gambir (GMR). Kereta Api tambahan dengan nomor KA 10121 PP ini mulai dijalankan sejak 30 Maret hingga 13 April 2025.
Manajer Humas Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan dengan adanya KA tambahan ini, total jumlah KA tambahan yang dioperasikan oleh Daop 6 selama masa Angkutan Lebaran 2025 menjadi 12 KA. Dia berharap KA tambahan tersebut bisa memenuhi tingginya permintaan masyarakat akan moda transportasi kereta api di masa libur Lebaran.
"Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, termasuk dengan menambah 1 lagi perjalanan KA tambahan Lebaran guna mengakomodasi lonjakan penumpang saat masa Angkutan Lebaran. Dengan tambahan satu KA ini, kami berharap masyarakat yang belum memiliki tiket KA untuk bepergian di relasi KA tersebut dapat terbantu," ujar Feni.
Feni menjelaskan KA Tambahan YK-GMR melayani rute Yogyakarta - Gambir PP dengan fasilitas kelas Eksekutif New Generation yang nyaman serta berbagai layanan unggulan lainnya. KA tambahan tersebut akan beroperasi dengan tarif mulai dari Rp 500 ribuan di mana akan diberangkatkan dari Stasiun Yogyakarta pada pukul 00.25 WIB dan tiba di Stasiun Gambir pada pukul 07.22 WIB.
Untuk tiket KA Tambahan 10121 sendiri, kata Feni, sudah dapat dipesan melalui aplikasi Access by KAI atau situs resmi kai.id, maupun chanel pemesanan yang sudah bekerja sama dengan KAI. "Dengan memanfaatkan kemudahan teknologi dan mengikuti imbauan perjalanan, pelanggan dapat menikmati pengalaman mudik yang aman, nyaman, dan berkesan bersama KAI. Segera rencanakan perjalanan Anda," kata dia.
Lebih lanjut, Feni menyampaikan puncak arus balik Lebaran 2025 itu akan terjadi pada Ahad (6/4/2025). Untuk hari ini, Rabu (2/4/2025), 3 stasiun dengan pemberangkatan terbanyak di Daop 6 Yogyakarta yakni Stasiun Tugu Yogyakarta sebanyak 9.085 pelanggan, Stasiun Solo Balapan sebanyak 7.345 pelanggan, dan Stasiun Lempuyangan sebanyak 4.637 pelanggan. Sementara untuk kedatangan, Stasiun Yogyakarta menerima kedatangan sebanyak 12.115 pelanggan, Stasiun Solo Balapan sebanyak 7.498 pelanggan, dan Stasiun Lempuyangan sebanyak 6.057 pelanggan.