Kejaksaan Cianjur Gelar Program Jaksa Masuk Sekolah untuk Edukasi Hukum Pelajar

2 hours ago 4

Kejari Cianjur gelar kegiatan JMS cegah pelanggaran hukum remaja.

REPUBLIKA.CO.ID, CIANJUR, – Kejaksaan Negeri Cianjur, Jawa Barat, melaksanakan kegiatan Jaksa Masuk Sekolah (JMS) di sejumlah sekolah di wilayah tersebut. Program ini bertujuan memberikan pemahaman hukum sejak dini kepada pelajar guna mencegah pelanggaran hukum di kalangan remaja.

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Cianjur, Angga Insana Husri, menyatakan bahwa materi yang disampaikan sejalan dengan upaya pencegahan tindak pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Selain itu, juga mencakup Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).

Program ini salah satunya diikuti oleh siswa SMKN I Cianjur, di mana mereka menerima edukasi terkait pencegahan pelanggaran hukum. Pemahaman hukum sejak dini dianggap penting agar pelajar dapat mengetahui batasan hukum serta dampak dari pelanggaran aturan.

Angga menjelaskan, kegiatan tersebut juga bertujuan membentuk karakter generasi muda agar sadar hukum dan mampu menjauhi perilaku menyimpang yang berpotensi berujung pada tindak pidana. Selama pelaksanaan, kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Para siswa tampak antusias mengikuti pemaparan materi dan sesi diskusi.

Materi yang disampaikan meliputi isu cyber bullying, penyalahgunaan narkotika, obat-obatan terlarang, tawuran atau kekerasan, pencabulan, pornografi, dan kegiatan melanggar hukum lainnya. Kegiatan ini akan terus digelar di sejumlah sekolah lainnya di Cianjur sebagai bentuk peran Kejaksaan dalam menjalankan fungsi preventif dan edukatif di bidang sosial kemasyarakatan.

Angga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi tugas Intelijen Kejaksaan sebagaimana diatur dalam Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 04 Tahun 2019 tentang Administrasi Intelijen Kejaksaan, yang menekankan deteksi dini dan pencegahan potensi gangguan ketertiban masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

sumber : antara

Read Entire Article
Politics | | | |