Khamenei Bilang Iran Mampu Tenggelamkan Kapal Induk AS, Senjata Canggih Apa yang Dimiliki?

16 hours ago 9

loading...

Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khemenei klaim ada senjata berbahaya yang dapat menenggelamkan kapal induk AS. Foto/US Navy/Mass Communication Specialist Seaman Zoe Simpson

TEHERAN - Dalam pidatonya pada 17 Februari lalu, Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei mengeklaim bahwa pasukan negaranya mampu menenggelamkan kapal induk Amerika Serikat (AS). Khamenei tidak merinci detail, dan senjata canggih yang dapat diandalkan Teheran untuk misi semacam itu masih menjadi teka-teki.

"Kapal induk adalah mesin yang berbahaya, tetapi yang lebih berbahaya daripada itu adalah senjata yang mampu menenggelamkannya," kata Khamenei dalam pidatonya saat itu. Pernyataannya tersebut sebagai respons atas upaya pengerahan kapal induk USS Abraham Lincoln dan USS Gerald R. Ford, beserta kelompok serangnya masing-masing, hingga berada dalam jarak serang ke Iran.

Baca Juga: Iran Tes Sistem Rudal Sayyad-3G di Selat Hormuz, Pemanasan untuk Perang Melawan AS

Jadi, menurut Khamenei, senjata apa yang akan digunakan Teheran untuk menenggelamkan kapal induk AS? Sayangnya, dia menahan diri untuk tidak menyebutkan satu sistem senjata tertentu, melainkan menyampaikan pesannya secara retoris, yang dirancang untuk menekankan kemampuan anti-kapal Iran yang dia klaim, dan kemampuannya untuk mendominasi Selat Hormuz dengan kemampuan penolakan wilayahnya.

Meskipun demikian, ada teori tentang senjata apa yang dibicarakan Khamenei, berdasarkan informasi yang tersedia tentang berbagai sistem senjata yang digunakan oleh Iran, mulai dari rudal hipersonik yang diduga mampu mencapai Mach 15, hingga rudal jelajah anti-kapal subsonik yang lebih murah, tetapi tetap mematikan.

Rudal Hipersonik Iran

Senjata paling tangguh dalam persenjataan Iran yang dapat digunakan melawan Gugus Tempur Kapal Induk Angkatan Laut AS adalah rudal hipersonik kelas Fattah.

Dikembangkan oleh Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), yang pertama dari kelas Fattah adalah Fattah-1, yang diresmikan pada Juni 2023. Menurut laporan dari kantor berita Associated Press (AP), Minggu (22/2/2026), Fattah-1 adalah rudal balistik jarak menengah (MRBM) dengan jangkauan yang dilaporkan 1.400 km (870 mil) dan kecepatan Mach 13–15.

Read Entire Article
Politics | | | |