Kinerja 2025, Medela Potentia Catat Pertumbuhan Laba Dua Digit

2 hours ago 5

loading...

MDLA membukukan pertumbuhan laba bersih dua digit sebesar 16% secara tahunan sebesar Rp398,1 miliar, didukung oleh pertumbuhan pendapatan sebesar Rp14,89 triliun pada 2025. Foto/Dok. SindoNews

JAKARTA - PT Medela Potentia Tbk (MDLA) mencatatkan kinerja keuangan yang solid sepanjang tahun buku 2025 di tengah dinamika industri kesehatan nasional. Perseroan membukukan pertumbuhan laba bersih dua digit sebesar 16% secara tahunan sebesar Rp398,1 miliar, didukung oleh pertumbuhan pendapatan sebesar Rp14,89 triliun.

Direktur Utama Medela Potentia, Krestijanto Pandji, mengatakan capaian tersebut mencerminkan stabilitas fundamental bisnis Perseroan yang didukung oleh penguatan sistem distribusi dan optimalisasi operasional. “Pertumbuhan laba bersih dua digit menjadi salah satu indikator positif kinerja Perseroan sepanjang tahun 2025. Ke depan, Perseroan akan tetap fokus menjaga stabilitas pertumbuhan melalui penguatan infrastruktur logistik dan optimalisasi portofolio bisnis,” katanya, Senin (30/3/2026). Baca juga: Ekspor Perdana Alat Kesehatan, Entitas Anak MDLA Tembus Pasar Kamboja dan Timor Leste

Sepanjang 2025, Perseroan memperkuat portofolio bisnis melalui penambahan delapan prinsipal baru yang terdiri dari dua prinsipal produk obat resep, dua prinsipal consumer health, serta empat prinsipal alat kesehatan. Diversifikasi ini diharapkan dapat memperkaya solusi distribusi yang ditawarkan sekaligus meningkatkan daya saing Perseroan di industri kesehatan.

Di sisi infrastruktur, Perseroan juga terus memperkuat kapabilitas distribusi sebagai bagian dari strategi peningkatan kapasitas dan efisiensi operasional. Pada Mei 2025, Perseroan mengakuisisi National Distribution Center (NDC) 1 seluas 10.000 meter persegi dengan kapasitas 13.525 pallet di Kawasan Industri Jababeka II, Cikarang, Jawa Barat. Fasilitas NDC 1 ini telah menjadi bagian integral dari infrastruktur distribusi Perseroan selama lebih dari 10 tahun dan sebelumnya dimanfaatkan Perseroan melalui skema sewa dari perusahaan afiliasi.

Selain itu, Perseroan juga mengakuisisi lahan seluas 2,7 hektar di Kawasan Industri Jababeka I yang direncanakan untuk pengembangan NDC 2 PT Anugrah Argon Medica. Ekspansi ini akan semakin memperkuat kapabilitas warehouse sekaligus meningkatkan kecepatan dan kualitas layanan kepada pelanggan.

Untuk memperluas jangkauan distribusi di wilayah Sumatera, pembangunan warehouse dan kantor cabang PT Anugrah Argon Medica di Medan ditargetkan rampung pada akhir 2026. Dari lini bisnis alat kesehatan, anak usaha Perseroan, PT Deca Metric Medica (DMM), mulai memperluas pasar internasional dengan melakukan ekspor produk alat kesehatan ke Kamboja dan Timor Leste pada Agustus 2025.

Sementara itu, entitas anak Perseroan di bidang pemasaran alat kesehatan, PT Djembatan Dua, juga terus memperkuat portofolio own brand dengan meluncurkan tiga SKU produk, untuk mendukung total pertumbuhan penjualan yang mencapai 50 persen. Di lini bisnis digital, platform GoApotik mencatatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 32% dengan peningkatan transaksi pelanggan sebesar 24% dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Read Entire Article
Politics | | | |