Alwi Farhan bersiap melakuan servis di Daihatsu Indonesia Masters 2026.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Apa strategi yang terlintas di kepala pebulu tangkis sebelum melakukan servis pertama?
Menggunakan servis pendek untuk mencoba mengambil momentum kecepatan lawan dalam mengantisipasi shuttlecock di area sekitar net. Kedua, melepaskan servis panjang untuk menguji jangkauan lawan di area belakang lapangan. Terakhir, mengambil opsi servis tipuan untuk mengecoh dan membuyarkan ritme dari lawan.
Tiga opsi servis itu sering menjadi pilihan yang digunakan pebulu tangkis untuk memulai permainan.
Terlepas dari skema dan gaya permainan yang telah dipersiapkan untuk bisa mengelabui lawan lewat servis, kini pebulu tangkis juga dituntut untuk berpikir lebih cepat dalam mengambil opsi itu.
Meski dalam masa uji coba, pebulu tangkis yang dalam posisi melakukan servis dituntut berpikir cepat. Bukan sekedar pengambilan opsi, melainkan juga ada tuntutan untuk bisa terus berkonsentrasi dan tidak sampai kehilangan intensitas permainan.
Badminton World Federation (BWF) saat ini tengah menguji coba aturan baru yakni “aturan 25 detik” atau “25 second timer”. Aturan ini mengharuskan setiap pemain yang bertugas melakukan servis tidak boleh melebihi ambang batas waktu maksimal 25 detik.
Uji coba aturan ini diterapkan dalam gelaran Daihatsu Indonesia Masters 2026 yang berlangsung di Istora, Senayan, Jakarta mulai Selasa hingga Ahad (25/1/2026).
Melalui aturan ini, pemain yang menjadi server wajib melakukan servis dengan ketentuan maksimal waktu 25 detik pasca berakhirnya reli, terhitung sejak wasit memasukkan skor. Selama waktu tersebut, pemain diperbolehkan untuk melakukan aktivitas singkat seperti minum, mengelap keringat, atau mengikat tali sepatu.
Namun, terdapat syarat yakni penerima servis tetap diwajibkan mengikuti tempo permainan dan tidak diperbolehkan memperlambat jalannya pertandingan.
Sedangkan untuk kasus pergantian shuttlecock harus dilakukan sesegera mungkin setelah reli berakhir dan diselesaikan dalam batas waktu “time clock”.

2 hours ago
2















































