Masa Kecil yang Hilang: Potret Pekerja Anak di Pakistan

9 hours ago 13

Seorang anak menunggu pembeli di lapak dagangannya di Peshawar, Pakistan, Jumat (12/6/2026). Pekerja anak di Pakistan merupakan masalah sosial-ekonomi yang masif dan tersebar luas, di mana jutaan anak terpaksa bekerja akibat kemiskinan ekstrem, ketidakstabilan ekonomi, dan bencana alam. (FOTO : EPA/BILAWAL ARBAB)

Seorang anak mengangkat bongkahan kayu di Peshawar, Pakistan, Jumat (12/6/2026). Organisasi Buruh Internasional (ILO) memperkirakan, sebanyak 8,6 juta anak berusia antara 5 dan 17 tahun menjadi pekerja anak di Pakistan. (FOTO : EPA/BILAWAL ARBAB)

Dua orang anak mencari plastik di antara sampah di Peshawar, Pakistan, Jumat (12/6/2026). Anak-anak Pakistan terus terlibat di berbagai sektor pekerjaan, termasuk pertanian, pabrik batu bata, pekerjaan rumah tangga, pemulung, dan sektor informal lainnya. (FOTO : EPA/BILAWAL ARBAB)

Seorang anak mendorong gerobak yang berisi barang plastik di Peshawar, Pakistan, Jumat (12/6/2026). Hampir 88 persen kasus pekerja anak di Pakistan terkonsentrasi di daerah pedesaan. (FOTO : EPA/BILAWAL ARBAB)

Seorang anak menunggu pembeli di lapak dagangannya di Peshawar, Pakistan, Jumat (12/6/2026). Anak-anak yang putus sekolah lebih cenderung memasuki dunia kerja sebelum waktunya, sementara mereka yang terlibat dalam pekerjaan menghadapi peluang yang lebih kecil untuk menyelesaikan pendidikan mereka. Sekitar 25,1 juta anak berusia 5 hingga 16 tahun di Pakistan tidak bersekolah. (FOTO : EPA/BILAWAL ARBAB)

Seorang anak mendorong gerobak yang berisi sampah plastik di Peshawar, Pakistan, Jumat (12/6/2026). Di peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak, PBB kembali mengkampanyekan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong tindakan mengakhiri eksploitasi anak. (FOTO : EPA/BILAWAL ARBAB)

Seorang anak mendorong gerobak barang dagangannya di Peshawar, Pakistan, Jumat (12/6/2026). Organisasi Buruh Internasional (ILO) memperkirakan, sebanyak 8,6 juta anak berusia antara 5 dan 17 tahun menjadi pekerja anak di Pakistan. (FOTO : EPA/BILAWAL ARBAB)

Seorang anak menunggu pelanggan di timbangan miliknya di pinggir jalan di Peshawar, Pakistan, Jumat (12/6/2026). Pekerja anak di Pakistan merupakan masalah sosial-ekonomi yang masif dan tersebar luas, di mana jutaan anak terpaksa bekerja akibat kemiskinan ekstrem, ketidakstabilan ekonomi, dan bencana alam. (FOTO : EPA/BILAWAL ARBAB)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, PAKISTAN -- Pekerja anak di Pakistan merupakan masalah sosial-ekonomi yang masif dan tersebar luas, di mana jutaan anak terpaksa bekerja akibat kemiskinan ekstrem, ketidakstabilan ekonomi, dan bencana alam.

Organisasi Buruh Internasional (ILO) memperkirakan, sebanyak 8,6 juta anak berusia antara 5 dan 17 tahun menjadi pekerja anak di Pakistan. Anak-anak Pakistan terus terlibat di berbagai sektor pekerjaan, termasuk pertanian, pabrik batu bata, pekerjaan rumah tangga, pemulung, dan sektor informal lainnya. Hampir 88 persen kasus pekerja anak terkonsentrasi di daerah pedesaan.

Anak-anak yang putus sekolah lebih cenderung memasuki dunia kerja sebelum waktunya, sementara mereka yang terlibat dalam pekerjaan menghadapi peluang yang lebih kecil untuk menyelesaikan pendidikan mereka. Sekitar 25,1 juta anak berusia 5 hingga 16 tahun di Pakistan tidak bersekolah.

Di peringatan Hari Dunia Menentang Pekerja Anak, PBB kembali mengkampanyekan untuk meningkatkan kesadaran dan mendorong tindakan mengakhiri eksploitasi anak.

sumber : EPA

Read Entire Article
Politics | | | |