Menang Telak di Bologna, Milan Terus Bayangi Inter di Puncak Klasemen Serie A

3 hours ago 5

Penyerang AC Milan Christopher Nkunku (kiri) merayakan golnya ke gawang Bologna dalam pertandingan Serie A Liga Italia di Bologna, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — AC Milan terus menjaga persaingan ketat dalam perburuan gelar Serie A Liga Italia musim ini. Rossoneri meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas tuan rumah Bologna di Stadion Renato Dall'Ara pada laga Rabu (4/2/2026) dini hari WIB.

Hasil tersebut membuat Rossoneri kian mendekati rival sekota mereka, Inter Milan, di puncak klasemen.

Tambahan tiga poin membawa Milan mengoleksi 50 poin dari 23 pertandingan. Milan kini hanya terpaut lima angka dari Inter yang masih menduduki takhta. Sementara Bologna tertahan di posisi ke-10 dengan raihan 30 poin.

Ruben Loftus-Cheek membuka keunggulan Milan pada menit ke-20. Gol tersebut tercipta setelah Bologna gagal mengantisipasi bola muntah hasil sundulan Christopher Nkunku yang ditepis kiper Federico Ravaglia. Loftus-Cheek menyelesaikannya dari jarak dekat usai menerima umpan Adrien Rabiot.

Milan menggandakan keunggulan enam menit sebelum turun minum. Nkunku dijatuhkan Ravaglia di dalam kotak penalti usai menerima rangkaian umpan cepat. Wasit tanpa ragu menunjuk titik putih. Nkunku yang maju sebagai eksekutor sukses menjalankan tugasnya untuk mencetak gol kelima dalam enam penampilan Serie A.

Dominasi Milan berlanjut pada awal babak kedua. Baru tiga menit laga berjalan, Adrien Rabiot mencatatkan namanya di papan skor. Ia memanfaatkan kesalahan fatal lini belakang Bologna setelah lemparan Juan Miranda gagal diantisipasi, lalu dengan tenang menaklukkan Ravaglia untuk mengubah skor menjadi 3-0.

Rabiot tampil menonjol sepanjang laga dengan kontribusi satu gol dan satu assist. Gelandang Prancis itu menilai kemenangan Milan lahir dari peningkatan kepercayaan diri tim setelah sempat kesulitan pada awal pertandingan.

“Pada awalnya kami agak kesulitan menguasai bola di area depan, tapi setelah itu kepercayaan diri tumbuh dan kami merasa bisa mencetak gol kapan saja,” ujar Rabiot kepada DAZN. Ia menambahkan, Milan masih memiliki ruang untuk tampil lebih baik dan mencetak lebih banyak gol pada babak kedua.

Kemenangan ini memperpanjang catatan impresif Milan yang baru sekali kalah dari 23 pertandingan Serie A musim ini. Menguasai jalannya laga sejak menit awal, Rossoneri nyaris tidak memberi Bologna peluang untuk bangkit dan terus menunjukkan konsistensi sebagai pesaing serius dalam perburuan scudetto.

sumber : Reuters

Read Entire Article
Politics | | | |