REPUBLIKA.CO.ID,DAVOS — Jared Kushner, anggota Dewan Eksekutif Gaza, sebuah organ di bawah naungan Dewan Perdamaian bentukan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, telah mempresentasikan visi rekonstruksi Jalur Gaza di sela-sela perhelatan Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026).
Dalam kesempatan tersebut, dia menyampaikan, pengusaha real estate Israel akan terlibat dalam proses pembangunan kembali Gaza. Salindia dalam materi presentasi Kushner, yang diberi titel "New Gaza", memperlihatkan barisan apartemen mewah serta gedung-gedung pencakar langit yang menghadap ke Laut Mediterania.
Kushner mengatakan, rencana induknya adalah menciptakan kesuksesan besar di Gaza. "Di Timur Tengah mereka membangun kota-kota seperti ini, Anda tahu, untuk dua atau tiga juta orang, mereka membangunnya dalam tiga tahun. Jadi hal-hal seperti ini sangat mungkin dilakukan jika kita mewujudkannya," ujar Kushner dalam presentasinya, dikutip laman Al Arabiya.
Dia mengungkapkan, Komite Nasional untuk Administrasi Gaza, yang juga merupakan bagian dari Dewan Perdamaian, telah meminta bantuan pengusaha real estat Israel, Yakir Gabay, dalam upaya rekonstruksi Gaza. “Dia (Gabay) secara sukarela melakukan ini bukan untuk keuntungan, benar-benar karena hatinya ingin melakukan ini,” kata Kushner.
“Jadi dalam 100 hari ke depan, kita akan terus fokus dan memastikan ini terlaksana," tambah Kushner, yang diketahui merupakan menantu dari Donald Trump.
Dia kemudian menggembar-gemborkan investasi setidaknya 25 miliar dolar AS untuk membangun kembali infrastruktur dan layanan publik yang hancur di Gaza. Kushner optimistis, jika visi "New Gaza" terlaksana, dalam kurun 10 tahun, PDB wilayah tersebut akan mencapai 10 miliar dolar AS. Setiap rumah tangga bakal memiliki pendapatan rata-rata 13 ribu dolar AS per tahun berkat luas dan terbukanya lapangan kerja bagi warga di sana.
“Ini bisa menjadi harapan. Ini bisa menjadi destinasi, memiliki banyak industri, dan benar-benar menjadi tempat di mana orang-orang di sana dapat berkembang,"ujar Kushner.

2 hours ago
3















































