loading...
Niat sahur puasa wajib dilafalkan Muslim sebelum menunaikan ibadah puasa nanti. Foto ilustrasi/Sindonews
Niat sahur puasa wajib dilafalkan Muslim sebelum menunaikan ibadah puasa nanti. Seperti apa bacaan niatnya? Simak ulasannya berikut ini:
Puasa Ramadan merupakan salah satu rukun Islam yang sangat penting dan wajib dilaksanakan oleh setiap Muslim. Setiap tahun, umat Islam di seluruh dunia melaksanakan ibadah ini dengan penuh keikhlasan dan komitmen.
Salah satu hal yang tidak boleh dilewatkan sebelum memulai ibadah puasa adalah niat sahur . Meskipun terlihat sederhana, niat sahur memiliki makna yang sangat mendalam. Niat ini tidak hanya sekadar formalitas, tetapi juga berfungsi untuk menegaskan komitmen kita untuk menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan karena Allah SWT.
Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lebih mendalam mengenai niat sahur, lafal yang benar, keutamaannya, serta tata cara pelaksanaannya.
Baca juga: Imam Nawawi: Sahur Memiliki Keberkahan Dunia dan Akhirat
Berdasarkan kalender global yang telah dikeluarkan oleh Muhammadiyah, awal puasa Ramadan pada tahun 2026 akan jatuh pada hari Rabu, 18 Februari 2026. Oleh karena itu, salat tarawih pertama tahun tersebut akan dilaksanakan pada malam Jumat, 28 Februari 2025. Sementara itu, Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) mmasih akan menggelar sidang Isbat untuk menentukan awal Ramadan pada tanggal 17 Februari mendatang.
Lafal Niat Sahur yang Benar
Melafalkan niat sahur dengan benar adalah langkah awal yang sangat krusial dalam menjalankan puasa. Niat ini dilakukan pada malam hari sebelum terbitnya fajar, dan harus diucapkan dengan penuh kesadaran serta keikhlasan. Niat ini menjadi tanda komitmen kita untuk menjalankan ibadah puasa karena Allah SWT. Berikut adalah lafaz niat sahur yang benar:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هَذِهِ السَّنَةِ لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: Nawaitu shauma ghadin 'an ada'i fardhi syahri Ramadhana hadzihis sanati lillahi ta'ala
Artinya: "Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan kewajiban puasa bulan Ramadan tahun ini, karena Allah Ta’ala."
Lafal ini harus dilafalkan setiap malam sebelum fajar datang, sesuai dengan ajaran dalam Mazhab Syafi'i, yang mengharuskan niat sahur diperbarui setiap malam. Hal ini penting untuk memastikan bahwa puasa yang kita jalankan sah dan sesuai dengan syariat Islam.
Baca juga: Hukum Makan Sahur saat Puasa Ramadan, Simak Penjelasannya di Sini!
(wid)
















































